Salah satu yang menjadi kendala bagi banyak pelaku usaha ketika mengajukan pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat) Mandiri adalah proses ACC yang lambat. Tak sedikit yang harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan persetujuan.
Jika Anda saat ini membutuhkan tambahan modal usaha melalui top up KUR Mandiri, tentu Anda ingin proses pencairannya berjalan cepat, bukan? Agar bisnis Anda tetap lancar dan tidak terhambat.
Simak penjelasan lengkap dari Bukitmakmur.id berikut ini untuk mengetahui syarat top up KUR Mandiri 2026 agar cepat di-ACC oleh mantri.
Singkatnya
untuk mempercepat proses ACC top up KUR Mandiri 2026, Anda harus memenuhi beberapa persyaratan utama berikut:
1. Memiliki track record pembayaran pinjaman KUR Mandiri yang baik.
2. Mengajukan besaran top up yang sesuai dengan kemampuan bayar.
3. Melengkapi semua dokumen yang diminta dengan benar dan lengkap.
4. Menyiapkan jaminan tambahan yang relevan dengan besaran pinjaman.
5. Memastikan usaha Anda berjalan lancar dan memiliki prospek ke depan.
Syarat Top Up KUR Mandiri 2026 yang Wajib Dipenuhi
1. Track Record Pembayaran yang Baik
Salah satu syarat utama pengajuan top up KUR Mandiri adalah Anda harus memiliki track record pembayaran pinjaman KUR yang baik. Artinya, Anda harus membuktikan bahwa selama ini Anda disiplin membayar angsuran tepat waktu.
Jika sebelumnya Anda pernah telat atau bahkan macet dalam membayar, tentu hal ini akan memengaruhi keputusan mantri dalam menyetujui top up yang Anda ajukan. Mantri harus yakin Anda mampu membayar angsuran tambahan yang akan diberikan.
2. Besaran Top Up Sesuai Kemampuan Bayar
Ketika mengajukan top up KUR Mandiri, Anda harus memperhitungkan dengan cermat besaran tambahan pinjaman yang diajukan. Jangan sampai mengajukan top up yang melebihi kemampuan bayar Anda.
Misal: Jika saat ini Anda memiliki pinjaman KUR Rp100 juta dengan angsuran Rp3 juta per bulan, maka Anda sebaiknya mengajukan top up maksimal Rp50 juta. Agar total angsuran tidak membebani usaha Anda.
3. Kelengkapan Dokumen Administrasi
Sebagai calon debitur top up KUR Mandiri, Anda wajib melengkapi dokumen administrasi yang diminta, antara lain:
- Fotokopi KTP dan KK pemohon serta suami/istri.
- Fotokopi NPWP (jika ada).
- Surat Keterangan Usaha dari Lurah/Kepala Desa.
- Laporan Keuangan Usaha (Neraca, Laba Rugi, Arus Kas).
- Foto tempat usaha, jaminan, dan lainnya.
- Dokumen Jaminan (BPKB, Sertifikat, dll).
4. Penyediaan Jaminan Tambahan
Selain persyaratan administratif, Anda juga harus menyediakan jaminan tambahan untuk top up KUR Mandiri. Besar jaminan yang diminta akan disesuaikan dengan besaran top up yang diajukan.
Misal: Jika Anda mengajukan top up Rp50 juta, maka jaminan yang harus Anda sediakan bisa berupa BPKB kendaraan atau sertifikat tanah/bangunan senilai minimal Rp75 juta.
5. Prospek Usaha yang Baik
Hal lain yang juga diperhatikan mantri adalah prospek usaha Anda ke depan. Mereka harus yakin bahwa dengan tambahan modal, usaha Anda akan semakin berkembang dan mampu membayar angsuran pinjaman.
Oleh karena itu, Anda perlu menyusun rencana bisnis, proyeksi keuangan, dan segala informasi yang menunjukkan bahwa usaha Anda memiliki prospek yang baik.
Studi Kasus: Sukses Top Up KUR Mandiri dalam 2 Minggu
Baru-baru ini, Pak Budi, seorang pengusaha mebel di Surabaya, berhasil mendapatkan persetujuan top up KUR Mandiri hanya dalam waktu 2 minggu. Ini karena Pak Budi sudah mempersiapkan semua syarat dengan baik.
Sebelumnya, Pak Budi memang sudah memiliki pinjaman KUR Mandiri senilai Rp150 juta yang digunakan untuk modal awal usahanya. Karena pesanan mebel terus meningkat, Pak Budi membutuhkan tambahan dana Rp75 juta untuk membeli bahan baku dan memperluas showroom.
Saat mengajukan top up, Pak Budi bisa membuktikan bahwa selama ini dia selalu disiplin membayar angsuran. Kemudian, dia mengajukan top up yang sesuai dengan kemampuan bayarnya, yakni Rp75 juta. Semua dokumen administrasi dan jaminan tambahan juga dilengkapi dengan baik.
Tak hanya itu, Pak Budi juga menyiapkan proyeksi keuangan yang menunjukkan bahwa dengan tambahan modal, usahanya akan semakin berkembang. Akhirnya, setelah dicek dan disetujui oleh mantri, top up KUR Mandiri Pak Budi cair dalam waktu 2 minggu.
Kendala Umum dalam Top Up KUR Mandiri
1. Tidak Mengajukan Sesuai Kemampuan Bayar
Banyak pemohon top up KUR Mandiri yang mengajukan besaran pinjaman melebihi kemampuan bayarnya. Akibatnya, permohonan mereka sering ditolak karena dianggap berisiko tinggi.
Solusinya, kalkulasikan dengan cermat kemampuan bayar Anda, lalu ajukan top up yang masih sesuai. Jangan sampai membebani usaha Anda dengan angsuran yang terlalu tinggi.
2. Dokumen Tidak Lengkap
Selain kemampuan bayar, kelengkapan dokumen juga menjadi poin penting yang sering diabaikan. Jika ada dokumen yang kurang, proses ACC pun bisa terhambat.
Pastikan Anda melengkapi semua dokumen yang diminta oleh pihak bank sejak awal. Jangan sampai ada yang terlewat atau tidak sesuai ketentuan.
3. Agunan Tidak Sesuai
Salah satu syarat top up KUR Mandiri adalah penyediaan jaminan tambahan. Namun, tak jarang pemohon menyediakan agunan yang nilainya tidak sesuai dengan besaran top up.
Misalnya, mengajukan top up Rp75 juta tapi hanya menyediakan BPKB motor senilai Rp50 juta. Hal ini tentu akan ditolak karena kurang memenuhi ketentuan.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Minimal Lama Pinjaman KUR Mandiri Sebelumnya | Minimal 1 tahun |
| Besaran Top Up KUR Mandiri | Maksimal 50% dari pinjaman awal |
| Jangka Waktu Top Up KUR Mandiri | Menyesuaikan sisa tenor pinjaman awal |
| Suku Bunga Top Up KUR Mandiri | Sama dengan suku bunga pinjaman awal |
FAQ Seputar Top Up KUR Mandiri 2026
1. Apakah ada persyaratan khusus untuk mengajukan top up KUR Mandiri?
Ya, ada beberapa persyaratan khusus untuk top up KUR Mandiri, di antaranya: memiliki track record pembayaran yang baik, mengajukan besaran pinjaman sesuai kemampuan bayar, melengkapi dokumen dengan lengkap, menyediakan jaminan tambahan, serta memiliki prospek usaha yang baik.
2. Berapa lama proses pencairan top up KUR Mandiri?
Normalnya, proses pencairan top up KUR Mandiri bisa memakan waktu 2-4 minggu sejak berkas diajukan. Namun, jika pemohon memenuhi semua persyaratan dengan baik, pencairan bisa dipercepat menjadi 1-2 minggu saja.
3. Adakah batas maksimal jumlah top up KUR Mandiri?
Ya, ada batas maksimal top up KUR Mandiri yang bisa diajukan, yakni maksimal 50% dari pinjaman KUR awal. Jadi, jika Anda memiliki pinjaman KUR Rp100 juta, maka top up yang bisa diajukan maksimal Rp50 juta.
4. Apakah suku bunga top up KUR Mandiri sama dengan pinjaman awal?
Ya, suku bunga top up KUR Mandiri akan dikenakan sama dengan suku bunga pinjaman KUR awal. Jadi, jika pinjaman awal dikenakan suku bunga 6%, maka top up yang diberikan juga akan dikenakan suku bunga 6%.
5. Apa yang terjadi jika saya telat bayar angsuran top up KUR Mandiri?
Jika Anda telat membayar angsuran top up KUR Mandiri, maka akan dikenakan denda dan bisa berdampak pada status pinjaman awal Anda. Bahkan jika pembayaran macet, pihak bank berhak menyita jaminan yang telah Anda sediakan.
Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Bukitmakmur.id tidak bekerja sama dengan pemerintah/instansi terkait.
Nah, itulah penjelasan lengkap seputar syarat top up KUR Mandiri 2026 agar cepat disetujui oleh mantri. Pastikan Anda mempersiapkan semuanya dengan baik agar proses pencairan berjalan lancar. Jika masih ada yang ingin ditanyakan, jangan ragu untuk berbagi pengalaman di kolom komentar ya!