Beranda » Sosial » Berapa Saldo BPNT yang Diterima Per Bulan? Ini Rincian Resmi Kemensos

Berapa Saldo BPNT yang Diterima Per Bulan? Ini Rincian Resmi Kemensos

Saat ini, berbagai bantuan sosial dari tengah menjadi sorotan masyarakat. Salah satunya adalah (BPNT) yang diberikan secara rutin setiap bulan untuk membantu meringankan beban hidup kurang mampu.

Bagi Anda yang sedang menerima manfaat BPNT, tentunya ingin mengetahui berapa saldo yang diterima per bulannya. Simak penjelasan lengkap dari Bukitmakmur.id berikut ini untuk mendapatkan informasi resmi terbaru.

Singkatnya, Saldo BPNT Rp150.000 Per Bulan

Berdasarkan ketentuan terbaru dari Kementerian Sosial (Kemensos), BPNT akan menerima saldo senilai Rp150.000 per bulan. Saldo ini dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan di e-warong yang telah bekerja sama dengan Kemensos.

Rincian Saldo BPNT Per Bulan

Berikut rincian nominal saldo BPNT yang diterima penerima manfaat per bulan:

  • Beras: Rp110.000 (untuk beras 10 kg).
  • Telur: Rp40.000 (untuk 8 butir telur).
  • Total: Rp150.000 per bulan.

Saldo tersebut akan otomatis masuk ke dalam Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang dimiliki oleh penerima BPNT setiap awal bulan.

Syarat dan Ketentuan BPNT

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait BPNT, di antaranya:

Baca Juga:  Cara Mudah Cek Bansos PKH Lewat HP Menggunakan NIK KTP Saja

1. Penerima Manfaat

BPNT diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar di Data Terpadu Sosial () Kemensos. KPM ini terdiri dari keluarga miskin dan rentan miskin yang telah diverifikasi dan divalidasi oleh Pemerintah Daerah.

2. Pemanfaatan Saldo

Saldo BPNT hanya dapat digunakan untuk membeli beras dan telur di e-warong atau Toko Tani Indonesia yang bekerja sama dengan Kemensos. Saldo tidak dapat diambil dalam bentuk uang tunai.

3. Waktu Pencairan

Saldo BPNT akan otomatis masuk ke /KPS penerima setiap awal bulan. Namun, ada tenggang waktu sekitar 1-2 minggu untuk proses pencairan saldo.

Studi Kasus: Contoh Penggunaan Saldo BPNT

Misalnya, Ibu Rina adalah salah satu penerima manfaat BPNT. Setiap awal bulan, saldo senilai Rp150.000 akan masuk ke Kartu KPS yang dimilikinya.

Lalu, Ibu Rina pergi ke e-warong terdekat untuk berbelanja. Ia membeli:

  • Beras 10 kg seharga Rp110.000
  • Telur 8 butir seharga Rp40.000

Total belanja Ibu Rina adalah Rp150.000, tepat sesuai dengan saldo BPNT yang diterimanya.

Kendala dan Solusi Umum BPNT

Meski sudah cukup berjalan baik, ada beberapa kendala umum yang sering dihadapi penerima manfaat, di antaranya:

1. Saldo Belum Masuk

Jika saldo BPNT belum masuk ke Kartu KKS/KPS, penerima bisa melaporkan ke Kecamatan/Kelurahan setempat untuk diproses. Biasanya terjadi karena proses validasi data yang belum selesai.

2. e-Warong Tutup

Jika e-warong terdekat tutup saat penerima ingin berbelanja, bisa pindah ke e-warong lain yang buka. Jika masih sulit, laporkan ke Kecamatan/Kelurahan.

3. Kartu KKS/KPS Rusak

Jika Kartu KKS/KPS rusak, penerima bisa mengurus kartu baru di Kecamatan/Kelurahan terdekat. Pastikan data penerima tetap terdaftar di DTKS Kemensos.

Baca Juga:  Cara Cek Penerima Bansos Lewat Website Resmi Kemensos, Gratis dan Akurat
Aspek Keterangan
Nominal Saldo BPNT Rp150.000 per bulan (Rp110.000 untuk beras, Rp40.000 untuk telur).
Penerima Manfaat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar di (DTKS) Kemensos.
Pemanfaatan Saldo Hanya dapat digunakan untuk membeli beras dan telur di e-warong atau Toko Tani Indonesia yang bekerja sama dengan Kemensos.
Waktu Pencairan Saldo BPNT akan otomatis masuk ke Kartu KKS/KPS penerima setiap awal bulan, dengan tenggang waktu 1-2 minggu untuk proses pencairan.

FAQ Seputar Saldo BPNT

1. Apakah saldo BPNT dapat diambil tunai?

Tidak, saldo BPNT tidak dapat diambil dalam bentuk uang tunai. Saldo hanya dapat digunakan untuk membeli beras dan telur di e-warong atau Toko Tani Indonesia yang bekerja sama dengan Kemensos.

2. Apa yang harus dilakukan jika saldo BPNT belum masuk ke Kartu KKS/KPS?

Jika saldo BPNT belum masuk ke Kartu KKS/KPS, penerima manfaat bisa melaporkan ke Kecamatan atau Kelurahan setempat. Biasanya terjadi karena proses validasi data yang belum selesai.

3. Apa yang harus dilakukan jika Kartu KKS/KPS rusak?

Jika Kartu KKS/KPS rusak, penerima manfaat dapat mengurus kartu baru di Kecamatan atau Kelurahan terdekat. Pastikan data penerima tetap terdaftar di DTKS Kemensos.

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Bukitmakmur.id tidak bekerja sama dengan pemerintah/instansi terkait.

Demikianlah penjelasan lengkap seputar saldo BPNT yang diterima per bulan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sedang menerima . Jika masih ada pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar di bawah.