Beranda » Ekonomi » Apa Itu Dividen Saham? Cara Hitung Yield dan Jadwal Pembagiannya

Apa Itu Dividen Saham? Cara Hitung Yield dan Jadwal Pembagiannya

Dividen adalah salah satu bentuk imbal hasil yang diterima investor sebagai pemilik saham di suatu perusahaan. Berbeda dengan capital gain yang berasal dari kenaikan harga saham, dividen adalah bagian laba perusahaan yang dibagikan secara tunai kepada pemegang saham.

Sebagai investor saham, tentunya Anda ingin mendapatkan pengembalian yang optimal. Salah satu cara untuk mendapatkannya adalah dengan memahami seluk-beluk , mulai dari cara menghitung hingga jadwal pembagiannya. Simak penjelasan lengkap dari Bukitmakmur.id berikut ini…

Singkatnya, Dividen Saham adalah…

Dividen saham adalah pembagian laba bersih perusahaan kepada pemegang saham secara proporsional, sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki. Dividen dibayarkan dalam bentuk uang tunai per lembar saham.

Apa Itu Yield Dividen Saham?

adalah persentase pendapatan dividen tahunan terhadap harga saham saat ini. Yield dividen menunjukkan seberapa besar keuntungan yang akan Anda peroleh dari tersebut.

Rumus menghitung yield dividen:

  • Yield Dividen = Dividen per Saham / Harga Saham per Lembar x 100%

Contoh:
Perusahaan A membagikan dividen Rp500 per lembar saham. Harga saham saat ini Rp10.000 per lembar.
Yield Dividen = Rp500 / Rp10.000 x 100% = 5%

Kapan Perusahaan Membagikan Dividen?

Pembagian dividen saham dilakukan sesuai dengan kebijakan perusahaan. Namun, umumnya ada jadwal tetap yang diikuti perusahaan-perusahaan dalam membagikan dividen, yaitu:

  • Cum Dividend Date: Tanggal terakhir investor dapat untuk mendapatkan dividen yang akan dibagikan.
  • Ex-Dividend Date: Tanggal dimulainya saham diperdagangkan tanpa hak untuk mendapatkan dividen yang akan dibagikan.
  • Recording Date: Tanggal perusahaan mencatat daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen.
  • Payment Date: Tanggal dividen dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat.
Baca Juga:  BPJS Kesehatan Kelas 1, 2, dan 3 Dihapus? Ini Fakta dan Penjelasannya!

Contoh Studi Kasus Dividen Saham

Misalkan Anda membeli 100 lembar saham Perusahaan A dengan harga Rp10.000 per lembar. Selama satu tahun, perusahaan membagikan dividen sebesar Rp500 per lembar saham.

Maka, total dividen yang Anda terima adalah:

  • Total Dividen = 100 lembar x Rp500 = Rp50.000

Sementara yield dividen yang Anda peroleh adalah:

  • Yield Dividen = (Rp500 / Rp10.000) x 100% = 5%

Jadi, meskipun harga saham tidak naik, Anda tetap mendapatkan pengembalian investasi sebesar 5% dari dividen yang dibagikan perusahaan.

Kendala Umum Dividen Saham

Berikut beberapa kendala umum yang bisa dialami investor terkait dividen saham:

  1. Dividen tidak dibayarkan: Ada kemungkinan perusahaan tidak membagikan dividen karena laba yang diperoleh diinvestasikan kembali untuk ekspansi bisnis.
  2. Dividen kecil: Perusahaan bisa saja hanya membagikan dividen dalam jumlah kecil, sehingga yield yang diperoleh investor juga rendah.
  3. Keterlambatan pembayaran: Kadang pembayaran dividen tidak dilakukan tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan.
  4. Perubahan kebijakan dividen: Perusahaan bisa saja mengubah kebijakan terkait dividen, misalnya menurunkan jumlah dividen atau menghentikan pembagian dividen sama sekali.
  5. Kesalahan data pemegang saham: Kesalahan pencatatan data pemegang saham oleh perusahaan bisa menyebabkan pembayaran dividen tidak tepat sasaran.
Aspek Keterangan
Pengertian Dividen saham adalah pembagian laba bersih perusahaan kepada pemegang saham secara proporsional.
Tujuan Memberikan imbal hasil kepada investor atas kepemilikan saham mereka di perusahaan.
Pembayaran Dividen dibayarkan dalam bentuk uang tunai per lembar saham, sesuai kebijakan perusahaan.
Yield Dividen Persentase pendapatan dividen tahunan terhadap harga saham saat ini.
Jadwal Cum Dividend Date, Ex-Dividend Date, Recording Date, Payment Date.

FAQ Seputar Dividen Saham

  1. Apakah semua perusahaan saham membagikan dividen?
    Tidak semua perusahaan saham membagikan dividen. Perusahaan yang sedang dalam tahap pertumbuhan biasanya lebih memilih untuk menginvestasikan kembali labanya demi pengembangan usaha daripada membagikan dividen.
  2. Bagaimana cara menghitung dividen saham?
    Dividen saham dihitung berdasarkan jumlah saham yang dimiliki dan besaran dividen per lembar saham yang ditetapkan oleh perusahaan. Rumusnya: Total Dividen = Jumlah Saham x Dividen per Lembar.
  3. Kapan investor berhak menerima dividen?
    Investor berhak menerima dividen jika tercatat sebagai pemegang saham pada Recording Date yang ditetapkan perusahaan. Investor yang membeli saham setelah Ex-Dividend Date tidak berhak menerima dividen tersebut.
  4. Apakah dividen dikenai ?
    Ya, dividen saham dikenakan (PPh) final sebesar 10% dari jumlah bruto dividen. Pajak ini dipotong langsung oleh perusahaan saat pembayaran dividen.
  5. Apa perbedaan dividen saham dengan saham bonus?
    Dividen saham adalah pembagian laba perusahaan dalam bentuk uang tunai, sedangkan saham bonus adalah pembagian kepemilikan saham tambahan tanpa dikenai biaya.
Baca Juga:  Cara Menaikkan Limit Kartu Kredit BNI Paling Mudah dan Terbukti Berhasil

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Bukitmakmur.id tidak bekerja sama dengan /instansi terkait.

Kesimpulan

Dividen saham merupakan salah satu cara untuk mendapatkan pengembalian dari investasi saham Anda. Selain capital gain dari kenaikan harga saham, dividen juga memberikan yield atau imbal hasil yang dapat dihitung secara pasti.

Agar mendapatkan manfaat optimal dari dividen saham, pastikan Anda memahami seluk-beluknya, mulai dari cara menghitung, jadwal pembagian, hingga potensi kendala yang mungkin terjadi. Dengan begitu, Anda bisa mengelola portofolio investasi saham Anda dengan lebih baik.

Jika masih ada pertanyaan seputar dividen saham, silakan tinggalkan komentar di bawah. Tim Bukitmakmur.id siap membantu!