Beranda » Ekonomi » KUR BSI Syariah 2026 Tanpa Riba dan Tanpa Jaminan, Ini Syaratnya!

KUR BSI Syariah 2026 Tanpa Riba dan Tanpa Jaminan, Ini Syaratnya!

Bagi Anda yang berencana mengembangkan usaha kecil atau mikro, program (KUR) 2026 menjadi salah satu pilihan yang menarik. Berbeda dengan kredit konvensional, produk pembiayaan ini bebas dari riba dan tidak membutuhkan jaminan. Simak penjelasan lengkap dari Bukitmakmur.id berikut ini…

Ringkasan Cepat:

2026 merupakan program pembiayaan syariah untuk usaha kecil dan mikro yang bebas dari riba dan tidak membutuhkan jaminan. Plafon pembiayaan mulai dari Rp10 juta hingga Rp500 juta dengan jangka waktu hingga 6 tahun.

Apa Itu KUR BSI Syariah 2026?

KUR BSI Syariah 2026 adalah salah satu produk pembiayaan yang ditawarkan oleh (BSI) dalam program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah. Berbeda dengan KUR konvensional, KUR BSI Syariah dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip syariah yang bebas dari riba ().

Keunggulan KUR BSI Syariah 2026

  • Bebas Riba: Sistem pembiayaan yang diterapkan murni berdasarkan prinsip syariah, sehingga terbebas dari praktik riba (bunga).
  • Tanpa Jaminan: Syariah tidak membutuhkan jaminan, sehingga memudahkan akses pembiayaan bagi usaha kecil dan mikro.
  • Plafon Tinggi: Plafon pembiayaan yang ditawarkan cukup besar, mulai dari Rp10 juta hingga Rp500 juta.
  • Jangka Waktu Panjang: Pembiayaan KUR BSI Syariah dapat dicicil hingga 6 tahun, memberikan waktu yang cukup untuk mengembalikan pinjaman.
  • Biaya Administrasi Ringan: Biaya-biaya seperti provisi, administrasi, dan asuransi pembiayaan ditanggung oleh pemerintah melalui Badan Pembiayaan Inovasi Indonesia (BPII).
Baca Juga:  Asuransi Kesehatan Terbaik di Indonesia 2026 untuk Keluarga dan Pribadi!

Syarat Pengajuan KUR BSI Syariah 2026

Berikut ini adalah persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengajukan KUR BSI Syariah 2026:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • Memiliki usaha skala mikro, kecil, atau menengah (UMKM) yang telah berjalan minimal 6 bulan.
  • Memiliki Nomor Pokok Wajib (NPWP).
  • Tidak memiliki tunggakan kredit/pembiayaan di bank manapun.
  • Tidak termasuk dalam Daftar Hitam Nasional (DHN) Bank Indonesia.
  • Mengisi dan melengkapi formulir aplikasi KUR BSI Syariah.
  • Melampirkan dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti kartu identitas, bukti kepemilikan usaha, laporan keuangan, dan lain-lain.

Simulasi Kredit KUR BSI Syariah 2026

Sebagai contoh, Pak Budi, seorang pedagang sembako, mengajukan KUR BSI Syariah dengan plafon pembiayaan sebesar Rp50 juta. Dengan skema akad Murabahah (jual-beli), Pak Budi harus mengembalikan pokok pinjaman ditambah margin (keuntungan bank) dalam jangka waktu 4 tahun.

Total angsuran per bulan yang harus dibayar Pak Budi adalah sekitar Rp1,3 juta. Dengan skema ini, Pak Budi tidak dikenakan bunga, melainkan hanya membayar margin yang telah disepakati di awal akad.

Troubleshooting: 5 Penyebab Gagal Pengajuan KUR BSI Syariah

  1. Dokumen Tidak Lengkap: Pastikan Anda melengkapi semua dokumen yang dipersyaratkan, seperti KTP, NPWP, dan laporan keuangan usaha.
  2. Usaha Kurang Layak: Jika usaha Anda baru berjalan kurang dari 6 bulan atau tidak memiliki prospek yang baik, maka pengajuan bisa ditolak.
  3. Kredit Macet di Bank Lain: Jika Anda memiliki tunggakan kredit/pembiayaan di bank lain, hal ini bisa menjadi penyebab pengajuan ditolak.
  4. Masuk Daftar Hitam BI: Apabila Anda masuk dalam Daftar Hitam Nasional (DHN) Bank Indonesia, maka BSI Syariah akan ditolak.
  5. Usaha Tidak Layak: Jika usaha Anda dinilai tidak layak atau tidak memiliki prospek yang baik, maka pengajuan KUR BSI Syariah bisa saja ditolak.
Baca Juga:  Cara Mengurus Surat Keterangan Usaha Secara Online Tanpa Antre!

Informasi Tambahan KUR BSI Syariah 2026

Aspek Keterangan
Skema Akad Murabahah (Jual-Beli), Musyarakah (Kerjasama), atau Mudharabah (Bagi Hasil)
Tingkat Margin Ditentukan oleh BSI, biasanya sekitar 7-12% per tahun
Jangka Waktu Maksimal 6 tahun (72 bulan)
Agunan/Jaminan Tanpa jaminan
Biaya Administrasi Ditanggung oleh pemerintah melalui BPII

FAQ Seputar KUR BSI Syariah 2026

  1. Apakah KUR BSI Syariah 2026 bebas dari riba?
    Ya, KUR BSI Syariah 2026 merupakan produk pembiayaan syariah yang sepenuhnya bebas dari riba (bunga). Sistem yang diterapkan adalah akad Murabahah, Musyarakah, atau Mudharabah sesuai prinsip syariah.
  2. Berapa besar plafon pembiayaan KUR BSI Syariah 2026?
    Plafon pembiayaan KUR BSI Syariah 2026 mulai dari Rp10 juta hingga Rp500 juta, tergantung dari dan kemampuan nasabah.
  3. Apakah KUR BSI Syariah 2026 membutuhkan jaminan?
    Tidak, pengajuan KUR BSI Syariah 2026 tidak memerlukan jaminan atau agunan. Ini salah satu keunggulan utama produk ini untuk memudahkan akses pembiayaan bagi UMKM.
  4. Berapa lama jangka waktu pengembalian KUR BSI Syariah 2026?
    Jangka waktu pengembalian KUR BSI Syariah 2026 bisa mencapai 6 tahun (72 bulan), sehingga memberikan waktu yang cukup bagi nasabah untuk mengembalikan pinjaman.
  5. Siapa saja yang bisa mengajukan KUR BSI Syariah 2026?
    KUR BSI Syariah 2026 dapat diajukan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah beroperasi minimal 6 bulan dan memenuhi persyaratan lainnya.

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Bukitmakmur.id tidak bekerja sama dengan pemerintah/instansi terkait.

Itulah informasi lengkap seputar KUR BSI Syariah 2026 yang bebas riba dan tanpa jaminan. Jika Anda tertarik mengajukan pembiayaan ini, segera persiapkan dokumen yang dibutuhkan dan kunjungi kantor BSI terdekat. Jangan lupa untuk selalu konsultasikan dengan pihak bank sebelum mengambil keputusan. Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca Juga:  Daftar Suku Bunga Deposito BCA, BRI, BNI, Mandiri, BRI Tertinggi 3%!