Pergi liburan ke Eropa dengan visa Schengen pasti memerlukan persiapan matang, bukan hanya mengurus dokumen perjalanan saja. Salah satu persyaratan wajib yang sering membuat bingung adalah soal asuransi perjalanan Schengen. Apakah yang harus diperhatikan? Berapa biayanya? Mana yang diakui kedutaan? Jangan khawatir, Bukitmakmur.id akan memberikan panduan lengkap asuransi perjalanan untuk visa Schengen!
Apa itu Asuransi Perjalanan Schengen?
Asuransi perjalanan Schengen adalah jenis pertanggungan khusus untuk warga asing yang akan berkunjung ke negara-negara Schengen di Eropa. Asuransi ini adalah persyaratan wajib saat mengajukan visa Schengen.
Cakupan minimal yang disyaratkan untuk asuransi Schengen adalah:
- Biaya medis hingga 30.000 euro (Rp500 juta) untuk perawatan kesehatan selama di Eropa
- Biaya repatriasi, termasuk pemulangan jenazah, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan
Asuransi Schengen ini tidak bisa digantikan dengan asuransi kesehatan umum atau asuransi lainnya. Anda harus memiliki polis asuransi perjalanan khusus Schengen yang diakui oleh kedutaan.
Memilih Asuransi Perjalanan Visa Schengen yang Tepat
Banyak pilihan asuransi perjalanan Schengen di pasaran, tapi tidak semuanya diakui sah oleh kedutaan. Berikut kriteria asuransi Schengen yang tepat:
1. Cakupan Sesuai Persyaratan Minimum
Pastikan asuransi yang Anda beli memiliki cakupan minimal 30.000 euro untuk biaya medis dan repatriasi. Jika kurang dari itu, bisa ditolak saat pengajuan visa.
2. Diakui Kedutaan Negara Schengen
Pilihlah polis asuransi yang diakui dan terdaftar resmi di kedutaan negara Schengen yang akan Anda kunjungi. Biasanya tercantum di website resmi kedutaan.
3. Premi Terjangkau
Harga asuransi Schengen bervariasi, tapi ada banyak pilihan dengan premi mulai dari Rp200 ribuan per orang. Bandingkan beberapa opsi untuk mendapatkan harga terbaik.
Simulasi: Berapa Biaya Asuransi Schengen yang Saya Butuhkan?
Sebagai contoh, jika Anda akan berlibur ke Perancis selama 10 hari dengan visa Schengen, biaya asuransi perjalanan yang dibutuhkan kurang lebih:
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Lama Perjalanan | 10 Hari |
| Premi Asuransi Perjalanan | Rp300.000 – Rp600.000 (tergantung usia dan opsi) |
| Total Biaya | Rp300.000 – Rp600.000 |
Jadi untuk perjalanan 10 hari ke Perancis, Anda bisa mendapatkan asuransi Schengen yang memenuhi persyaratan dengan biaya Rp300.000 – Rp600.000 per orang. Harga bisa lebih tinggi untuk perjalanan yang lebih lama atau jika Anda sudah berusia di atas 60 tahun.
Kendala Umum & Solusi Asuransi Visa Schengen
Berikut beberapa masalah yang sering terjadi saat mengurus asuransi perjalanan Schengen, beserta solusinya:
1. Asuransi Schengen Tidak Diakui Kedutaan
Pastikan Anda membeli asuransi yang memang diakui sah oleh kedutaan negara yang akan dikunjungi. Biasanya tercantum di website resmi kedutaan atau bisa tanyakan langsung.
2. Cakupan Asuransi Kurang dari Minimum
Cek dengan seksama apakah asuransi yang Anda beli sudah memenuhi syarat minimal 30.000 euro untuk biaya medis dan repatriasi. Jika kurang, jangan ragu untuk membeli asuransi lain yang sesuai.
3. Premi Asuransi Schengen Terlalu Mahal
Bandingkan harga asuransi Schengen dari beberapa penyedia. Anda bisa mendapatkan premi mulai dari Rp200 ribuan per orang jika durasinya pendek.
FAQ Seputar Asuransi Perjalanan Visa Schengen
1. Kapan harus membeli asuransi Schengen?
Asuransi perjalanan Schengen harus Anda miliki sejak mengajukan visa Schengen. Bahkan beberapa kedutaan meminta bukti asuransi saat mengisi formulir visa.
2. Bagaimana jika asuransi tidak mencukupi saat klaim?
Pastikan Anda membeli asuransi dengan cakupan minimal yang disyaratkan. Jika terjadi klaim dengan biaya melebihi asuransi, Anda harus membayar kekurangannya.
3. Apakah boleh membeli asuransi lokal?
Tidak diperkenankan. Asuransi perjalanan Schengen harus dibeli di perusahaan yang terdaftar di kedutaan negara yang akan dikunjungi. Asuransi lokal tidak akan diterima.
4. Apakah bisa pakai asuransi kesehatan umum?
Tidak bisa. Asuransi perjalanan Schengen adalah syarat khusus yang tidak bisa digantikan dengan asuransi kesehatan atau polis lainnya. Anda harus memiliki polis asuransi Schengen yang memenuhi persyaratan.
5. Apa yang terjadi jika tidak punya asuransi Schengen?
Visa Schengen Anda bisa ditolak. Kedutaan pasti akan meminta bukti asuransi perjalanan yang sesuai saat mengajukan visa. Tanpa itu, pengajuan visa tidak akan diproses.
Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Bukitmakmur.id tidak bekerja sama dengan pemerintah/instansi terkait.
Nah, sekarang Anda sudah memahami seluk-beluk asuransi perjalanan visa Schengen yang wajib dimiliki. Jangan lupa untuk membeli asuransi yang sesuai persyaratan dan diakui kedutaan. Semoga perjalanan Anda ke Eropa semakin lancar! Jika masih ada pertanyaan, silakan tinggalkan komentar di bawah.