Beranda » Ekonomi » Berapa Premi Asuransi Mobil All Risk Per Tahun? Ini Simulasinya!

Berapa Premi Asuransi Mobil All Risk Per Tahun? Ini Simulasinya!

Memiliki kendaraan bermotor seperti mobil tentunya perlu dilindungi dengan asuransi. Salah satu pilihan yang banyak diminati adalah all risk. Namun, banyak orang yang masih bertanya-tanya, berapa sebenarnya per tahun?

Simak penjelasan lengkap dari Bukitmakmur.id berikut ini untuk menemukan jawabannya.

Ringkasan Cepat: Premi asuransi mobil all risk per tahun dapat bervariasi, biasanya berada di kisaran Rp5 juta hingga Rp15 juta. Besaran premi dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti harga mobil, usia mobil, usia pengemudi, hingga riwayat klaim.

Faktor yang Memengaruhi Premi Asuransi Mobil All Risk

Sebelum membahas secara detail mengenai besaran premi asuransi mobil all risk, ada baiknya Anda mengetahui beberapa faktor utama yang memengaruhi tinggi rendahnya premi tersebut.

1. Harga dan Tipe Mobil

Semakin mahal harga mobil Anda, maka semakin tinggi pula premi asuransi yang harus dibayarkan. Hal ini wajar karena semakin mahal mobil, maka semakin besar pula nilai pertanggungan yang harus ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Baca Juga:  Fakta Pinjol Tanpa BI Checking 2026 dan Daftar Aplikasi Legal yang Bisa Cair

Selain itu, tipe mobil juga akan memengaruhi premi asuransi. Mobil dengan fitur canggih, performa tinggi, atau mobil mewah biasanya memiliki premi lebih mahal dibandingkan mobil tipe standar.

2. Usia Mobil

Semakin tua usia mobil, maka semakin murah premi asuransi yang harus dibayarkan. Hal ini karena nilai pertanggungan mobil yang semakin menurun seiring berjalannya waktu. Namun, mobil berusia tua juga rawan mengalami kerusakan, sehingga premi tetap harus disesuaikan.

3. Usia Pengemudi

Pengemudi muda biasanya dianggap memiliki risiko kecelakaan yang lebih tinggi, sehingga premi asuransi mobil akan lebih mahal. Sebaliknya, pengemudi yang lebih berpengalaman dan berusia lebih tua, cenderung mendapatkan premi yang lebih murah.

4. Riwayat Klaim

Jika Anda pernah mengajukan mobil di masa lalu, maka premi asuransi Anda akan cenderung lebih mahal. Perusahaan asuransi menganggap Anda sebagai pengemudi yang berisiko tinggi, sehingga harus membayar premi yang lebih tinggi.

Simulasi Premi Asuransi Mobil All Risk

Setelah memahami beberapa faktor yang memengaruhi premi asuransi mobil all risk, berikut ini simulasi perhitungan premi berdasarkan beberapa skenario:

Skenario 1: Mobil Toyota Avanza Tipe G Manual, Usia 1 Tahun

  • Harga Mobil: Rp200 juta
  • Usia Mobil: 1 tahun
  • Usia Pengemudi: 30 tahun
  • Riwayat Klaim: Tidak Pernah
  • Premi Per Tahun: Sekitar Rp8 juta – Rp10 juta

Skenario 2: Mobil Honda Civic Tipe E, Usia 3 Tahun

  • Harga Mobil: Rp300 juta
  • Usia Mobil: 3 tahun
  • Usia Pengemudi: 40 tahun
  • Riwayat Klaim: Tidak Pernah
  • Premi Asuransi All Risk Per Tahun: Sekitar Rp7 juta – Rp9 juta

Skenario 3: Mobil Toyota Alphard Tipe G, Usia 5 Tahun

  • Harga Mobil: Rp500 juta
  • Usia Mobil: 5 tahun
  • Usia Pengemudi: 55 tahun
  • Riwayat Klaim: Pernah Klaim 1x
  • Premi Asuransi All Risk Per Tahun: Sekitar Rp10 juta – Rp12 juta
Baca Juga:  Cara Buka Rekening Deposito BCA Lewat M-Banking Tanpa ke Cabang

Studi Kasus: Potensi Penghematan Premi Asuransi Mobil

Sebagai contoh, Budi memiliki mobil Honda Civic keluaran 2018 dengan harga Rp300 juta. Usia Budi saat ini 35 tahun dan belum pernah mengajukan klaim asuransi sebelumnya.

Berdasarkan perhitungan, premi asuransi all risk mobil Budi per tahun sekitar Rp8 juta. Namun, jika Budi mampu mempertahankan mobil tersebut selama 5 tahun, maka premi yang harus dibayarkan akan semakin menurun seiring bertambahnya usia mobil.

Setelah 5 tahun, jika Budi masih mempertahankan mobil yang sama, premi asuransi all risk per tahun bisa turun menjadi sekitar Rp6 juta – Rp7 juta. Artinya, Budi bisa menghemat sekitar Rp1 juta – Rp2 juta per tahun hanya dengan mempertahankan mobil yang sama.

Kendala Umum dan Solusinya

Selain faktor-faktor utama di atas, ada beberapa kendala umum yang sering dialami saat mengajukan asuransi mobil all risk, yaitu:

1. Nilai Pertanggungan Tidak Sesuai Harapan

Beberapa orang merasa nilai pertanggungan asuransi mobil all risk yang diberikan tidak sesuai dengan harga mobil sebenarnya. Solusinya, Anda bisa negosiasi dengan pihak asuransi agar nilai pertanggungan dinaikkan sesuai .

2. Premi Terlalu Mahal

Jika premi asuransi dianggap terlalu mahal, Anda bisa mencoba mengajukan ke beberapa perusahaan asuransi lain untuk mendapatkan penawaran yang lebih kompetitif. Selain itu, pilihlah asuransi all risk dengan fitur yang benar-benar Anda butuhkan.

3. Proses Klaim Berbelit-belit

Beberapa orang merasa proses pengajuan all risk berbelit-belit dan memakan waktu lama. Solusinya, pastikan Anda memahami dengan jelas persyaratan dan prosedur pengajuan klaim dari pihak asuransi.

Aspek Keterangan
Jenis Asuransi Asuransi Mobil All Risk
Premi Per Tahun Sekitar Rp5 juta – Rp15 juta
Faktor yang Memengaruhi Harga mobil, usia mobil, usia pengemudi, riwayat klaim
Keuntungan Perlindungan komprehensif, memudahkan klaim kerusakan
Kekurangan Premi cenderung lebih mahal dibanding jenis asuransi lain
Baca Juga:  Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Tanpa Jaminan dan Syarat Pengajuannya

FAQ Seputar Premi Asuransi Mobil All Risk

1. Apakah premi asuransi mobil all risk selalu mahal?

Tidak selalu. Premi asuransi mobil all risk dapat bervariasi, tergantung pada beberapa faktor seperti harga mobil, usia mobil, usia pengemudi, dan riwayat klaim. Mobil dengan harga lebih murah atau usia yang lebih tua biasanya memiliki premi yang lebih terjangkau.

2. Apakah ada cara untuk menekan biaya premi asuransi mobil?

Ya, ada beberapa cara untuk menekan biaya premi asuransi mobil, seperti memilih mobil dengan harga lebih murah, mempertahankan mobil dalam jangka waktu lama, menjaga agar tidak pernah klaim asuransi, serta membandingkan penawaran dari beberapa perusahaan asuransi.

3. Apa saja manfaat asuransi mobil all risk?

Asuransi mobil all risk memberikan perlindungan komprehensif bagi kendaraan Anda, termasuk pertanggungan kerusakan akibat kecelakaan, pencurian, bencana alam, hingga kerusakan lainnya. Selain itu, proses klaim asuransi all risk juga relatif lebih mudah dibandingkan jenis asuransi lainnya.

4. Kapan sebaiknya mengaktifkan asuransi mobil all risk?

Sebaiknya Anda mengaktifkan asuransi mobil all risk sejak membeli kendaraan baru. Hal ini untuk memastikan mobil Anda terlindungi secara optimal dari berbagai risiko yang mungkin terjadi. Anda juga bisa mengaktifkan asuransi all risk saat mobil Anda masih dalam usia muda untuk mendapatkan premi yang lebih terjangkau.

5. Apa perbedaan asuransi mobil all risk dan TLO?

Perbedaan utama antara asuransi mobil all risk dan TLO (Total Lost Only) adalah cakupan perlindungannya. All risk memberikan perlindungan yang lebih luas, seperti kerusakan akibat kecelakaan, pencurian, bencana alam, hingga kerusakan lainnya. Sementara TLO hanya mencakup pertanggungan jika mobil Anda mengalami kerusakan total atau hilang total.

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Bukitmakmur.id tidak bekerja sama dengan /instansi terkait.

Nah, itulah informasi lengkap seputar premi asuransi mobil all risk per tahun beserta simulasinya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda yang ingin melindungi mobil dengan asuransi yang tepat. Jika masih ada pertanyaan, silakan tinggalkan komentar di bawah ya!