Beranda » Ekonomi » Cara Meminta Bukti Rekaman CCTV di ATM Bank Mandiri Saat Uang Tidak Keluar Tapi Saldo Terpotong

Cara Meminta Bukti Rekaman CCTV di ATM Bank Mandiri Saat Uang Tidak Keluar Tapi Saldo Terpotong

Pernah mengalami situasi di mana Anda menarik uang dari ATM , tetapi uang tidak keluar tetapi saldo di rekening terpotong? Jangan panik, ada cara untuk meminta bukti rekaman CCTV sebagai bukti atas kejadian tersebut.

Ringkasan Cepat: Jika uang tidak keluar dari ATM tapi saldo terpotong, Anda berhak meminta bukti rekaman CCTV sebagai bukti. Langkah-langkahnya adalah: 1) Datang ke kantor cabang Bank Mandiri terdekat, 2) Ajukan permohonan tertulis untuk meminta rekaman CCTV, 3) Sertakan foto KTP, rekening koran, dan tanda terima transaksi.

Mengapa Saldo Terpotong Tapi Uang Tidak Keluar dari ATM Bank Mandiri?

Situasi di mana saldo terdebit namun uang tidak keluar dari ATM Bank Mandiri bisa terjadi karena beberapa kemungkinan, seperti:

  • Mesin ATM sedang bermasalah sehingga tidak dapat mengeluarkan uang.
  • Jaringan sedang gangguan sehingga transaksi tidak dapat diproses dengan sempurna.
  • Kesalahan teknis lainnya yang menyebabkan uang tidak keluar meskipun saldo sudah terpotong.

Apapun penyebabnya, Anda berhak untuk mendapatkan bukti rekaman CCTV sebagai dasar pengajuan klaim ke pihak Bank Mandiri untuk meminta pengembalian yang terdebit.

Bagaimana Cara Meminta Bukti Rekaman CCTV di ATM Bank Mandiri?

Berikut adalah langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk meminta bukti rekaman CCTV di ATM Bank Mandiri:

Baca Juga:  Cara Daftar QRIS GoPay Merchant 2026 untuk UMKM Gratis dan Cepat

1. Datang ke Kantor Cabang Bank Mandiri Terdekat

Segera datang ke kantor cabang Bank Mandiri terdekat dari lokasi ATM yang Anda gunakan. Jangan menunggu terlalu lama, karena rekaman CCTV umumnya hanya disimpan selama beberapa hari saja.

2. Ajukan Permohonan Secara Tertulis

Di kantor cabang, Anda harus mengajukan permohonan tertulis untuk meminta rekaman CCTV dari transaksi yang Anda alami. Sertakan tanggal, waktu, dan lokasi ATM yang Anda gunakan.

3. Sertakan Dokumen Pendukung

Agar permohonan Anda diproses, sertakan juga dokumen-dokumen berikut:

  • Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Foto copy buku /rekening koran
  • Tanda terima transaksi dari ATM

Setelah Anda mengajukan permohonan, pihak Bank Mandiri akan memproses permintaan Anda. Jika rekaman CCTV tersedia, mereka akan memberikan salinan kepada Anda sebagai bukti.

Simulasi: Pengalaman Ibu Ratna Saat Uang Tidak Keluar dari ATM

Ibu Ratna, seorang karyawati swasta, pernah mengalami kejadian di mana dia menarik uang Rp500.000 dari ATM Bank Mandiri di dekat kantornya. Namun, uang tidak keluar meskipun saldo di rekening Ibu Ratna sudah terpotong.

Ibu Ratna segera datang ke kantor cabang Bank Mandiri terdekat dan mengajukan permohonan tertulis untuk meminta rekaman CCTV. Dia melengkapi permohonan dengan foto KTP, rekening koran, dan tanda terima transaksi.

Setelah 3 hari, pihak Bank Mandiri menghubungi Ibu Ratna dan memintanya untuk datang ke kantor cabang. Mereka menyerahkan salinan rekaman CCTV yang menunjukkan jelas bahwa uang tidak keluar dari mesin ATM saat transaksi Ibu Ratna terjadi.

Dengan bukti rekaman CCTV tersebut, Ibu Ratna langsung mengajukan klaim pengembalian dana Rp500.000 yang terdebit dari rekeningnya. Pihak Bank Mandiri menyetujui klaim Ibu Ratna dan mengembalikan uangnya dalam waktu 1 minggu.

Baca Juga:  Pinjaman KUR untuk Ibu Rumah Tangga yang Ingin Mulai Usaha Sendiri!

5 Kendala Umum Saat Meminta Bukti Rekaman CCTV di ATM

Meskipun Anda berhak atas rekaman CCTV sebagai bukti, terkadap Anda dapat menghadapi beberapa kendala saat memintanya, seperti:

  1. Rekaman CCTV sudah dihapus karena batas penyimpanan yang singkat.
  2. Pihak bank mempersulit prosedur pengajuan dengan alasan keamanan data nasabah.
  3. Lokasi ATM tidak memiliki CCTV karena memang tidak terpasang kamera.
  4. Kualitas rekaman buruk sehingga tidak dapat dijadikan bukti yang kuat.
  5. Proses pengembalian dana lambat meskipun Anda sudah melengkapi semua dokumen.

Jika Anda menghadapi kendala-kendala tersebut, jangan ragu untuk terus mendesak pihak bank agar segera memproses permintaan Anda. Anda berhak mendapatkan haknya sebagai nasabah yang bertransaksi dengan baik.

Aspek Keterangan
Jenis Layanan Permohonan Bank Mandiri
yang Diperlukan – Foto copy KTP
– Foto copy buku tabungan/rekening koran
– Tanda terima transaksi ATM
Biaya yang Dikenakan Gratis
Waktu Proses Maksimal 3 hari kerja

FAQ Seputar Rekaman CCTV di ATM Bank Mandiri

  1. Apakah rekaman CCTV ATM Bank Mandiri selalu disimpan?
    Penyimpanan rekaman CCTV di ATM Bank Mandiri biasanya hanya bertahan sekitar 1-7 hari saja. Setelah itu, rekaman akan otomatis terhapus. Oleh karena itu, segera lakukan pengajuan permohonan jika Anda membutuhkannya.
  2. Bagaimana jika pihak bank menolak memberikan rekaman CCTV?
    Jika pihak bank menolak memberikan rekaman CCTV, Anda dapat meminta Otoritas Jasa Keuangan () untuk memediasi masalah ini. OJK berwenang meminta bank untuk memberikan rekaman CCTV sebagai bukti.
  3. Apa yang harus dilakukan jika transaksi tidak terdata di rekening?
    Jika transaksi Anda tidak tercatat di rekening, Anda harus segera melaporkan ke pihak bank. Lengkapi pengajuan dengan bukti rekaman CCTV, jika ada. Bank wajib mengembalikan dana yang seharusnya tidak terdebit dari rekening Anda.
Baca Juga:  KUR BSI Syariah 2026 Tanpa Riba dan Tanpa Jaminan, Ini Syaratnya!

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Bukitmakmur.id tidak bekerja sama dengan /instansi terkait.

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai cara meminta bukti rekaman CCTV di ATM Bank Mandiri saat uang tidak keluar tapi saldo terpotong. Jika Anda pernah mengalami hal serupa, segera lakukan pengajuan rekaman CCTV sebagai dasar klaim pengembalian dana. Semoga bermanfaat!