Beranda » Edukasi » Cara Membuat Surat Lamaran Kerja via Email Agar Dilirik HRD Perusahaan

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja via Email Agar Dilirik HRD Perusahaan

Mencari pekerjaan tidak selalu mudah, apalagi di tengah persaingan yang semakin ketat saat ini. Salah satu cara untuk menarik perhatian perusahaan adalah dengan membuat surat yang efektif. Namun, tidak jarang banyak orang masih merasa bingung bagaimana cara membuat via yang baik dan benar.

Surat lamaran kerja yang baik tidak hanya akan menarik perhatian HRD (Human Resource Development) perusahaan, tapi juga bisa meningkatkan peluang Anda untuk dipanggil untuk tahap wawancara. Simak penjelasan lengkap dari Bukitmakmur.id berikut ini…

Ringkasan Cepat: Cara membuat surat lamaran kerja via email yang efektif adalah: 1) Tulis subjek email yang menarik, 2) Sertakan resume/CV, dan 3) Fokus pada kualifikasi dan pengalaman yang sesuai dengan posisi yang dilamar.

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja via Email yang Efektif

Bagi banyak orang, membuat surat lamaran kerja via email mungkin masih terasa sulit. Namun, sebenarnya ada beberapa langkah mudah yang bisa Anda terapkan untuk membuat surat lamaran kerja yang efektif dan menarik perhatian perusahaan. Berikut adalah beberapa yang bisa Anda terapkan:

1. Tulis Subjek Email yang Menarik

Subjek email yang Anda buat akan menjadi “pintu masuk” pertama bagi HRD perusahaan untuk membaca surat lamaran Anda. Oleh karena itu, pastikan untuk menulis subjek email yang singkat, jelas, dan menarik. Misalnya, “Lamaran Kerja Posisi Marketing Executive” atau “Aplikasi Untuk Posisi Akuntan di [Nama Perusahaan]”.

Baca Juga:  Cara Tarik Saldo LinkAja ke Rekening BRI, BCA, dan Mandiri Tanpa Ribet

2. Sertakan Resume/CV

Dalam surat lamaran kerja via email, jangan lupa untuk melampirkan resume atau CV Anda. Hal ini akan memudahkan HRD perusahaan untuk melihat riwayat , pengalaman kerja, dan kualifikasi Anda secara lebih detail.

3. Fokus pada Kualifikasi dan Pengalaman

Isi surat lamaran kerja Anda harus fokus pada kualifikasi dan pengalaman yang Anda miliki dan sesuai dengan posisi yang dilamar. Jangan lupa untuk menjelaskan mengapa Anda tertarik dengan posisi tersebut dan apa yang bisa Anda berikan untuk perusahaan.

Studi Kasus: Pengalaman Pak Budi

Beberapa waktu lalu, Pak Budi yang baru saja lulus dari universitas mencoba melamar pekerjaan di salah satu perusahaan rintisan (startup) di bidang teknologi. Awalnya, Pak Budi merasa ragu untuk melamar karena tidak memiliki banyak pengalaman kerja.

Namun, Pak Budi akhirnya memberanikan diri untuk mengirimkan surat lamaran kerja via email. Dalam email tersebut, Pak Budi menulis subjek yang menarik, melampirkan CV, dan fokus menjelaskan kualifikasi dan pengalaman organisasi yang relevan dengan posisi yang dilamar.

Ternyata, strategi Pak Budi berhasil! Hanya dalam waktu 2 minggu, Pak Budi mendapatkan panggilan wawancara dari perusahaan tersebut. Setelah menjalani beberapa tahap seleksi, akhirnya Pak Budi diterima bekerja di perusahaan tersebut.

Kendala Umum dan Solusinya

Meskipun sudah mengikuti tips di atas, terkadang Anda masih bisa mengalami kendala dalam membuat surat lamaran kerja via email yang efektif. Berikut adalah beberapa kendala umum yang sering terjadi dan solusinya:

  1. Kesulitan Menentukan Subjek Email: Coba gunakan kata kunci yang jelas seperti “Lamaran Kerja Posisi X di [Nama Perusahaan]”.
  2. Kebingungan Menyusun Isi Surat Lamaran: Fokus pada kualifikasi dan pengalaman yang sesuai, serta jelaskan apa yang bisa Anda berikan untuk perusahaan.
  3. Tidak Tahu Bagaimana Melampirkan CV: Lampirkan CV sebagai file terpisah, jangan menyisipkan langsung dalam email.
  4. Ragu Menyertakan Informasi Pribadi: Cantumkan informasi dasar seperti nama, kontak, dan alamat email, tapi jangan lampirkan data sensitif.
  5. Takut Surat Lamaran Tidak Dibaca: Tulis surat lamaran dengan jelas, ringkas, dan menarik. Fokus pada kualifikasi Anda.
Baca Juga:  Cara Mengisi Survei Evaluasi Prakerja Agar Dapat Tambahan Insentif
Aspek Keterangan
Subjek Email Singkat, jelas, dan menarik. Contoh: “Lamaran Kerja Posisi Marketing di [Nama Perusahaan]”.
Isi Surat Fokus pada kualifikasi dan pengalaman yang sesuai. Jelaskan apa yang bisa Anda berikan untuk perusahaan.
Lampiran Sertakan CV atau resume sebagai file terpisah, jangan sisipkan langsung dalam email.
Informasi Pribadi Cantumkan informasi dasar (nama, kontak, email), tapi jangan lampirkan data sensitif.

FAQ Seputar Surat Lamaran Kerja via Email

  1. Apakah perlu menyertakan foto dalam surat lamaran kerja via email?
    Sebaiknya tidak perlu menyertakan foto dalam surat lamaran kerja via email. Fokus saja pada menyampaikan informasi yang relevan dengan posisi yang dilamar.
  2. Berapa banyak kata yang harus ditulis dalam surat lamaran?
    Panjang surat lamaran idealnya sekitar 150-300 kata. Cukup singkat, jelas, dan fokus pada kualifikasi Anda.
  3. Apakah perlu menyebutkan yang diinginkan?
    Sebaiknya tidak perlu menyebutkan gaji yang diinginkan dalam surat lamaran kerja. Anda bisa membahas masalah gaji saat wawancara nanti.
  4. Apa yang harus dilakukan jika email lamaran tidak mendapat balasan?
    Jika email lamaran Anda tidak mendapat balasan, Anda bisa mencoba menghubungi HRD perusahaan melalui jalur lain, seperti atau nomor telepon.
  5. Kapan saat terbaik untuk mengirimkan surat lamaran kerja via email?
    Waktu terbaik untuk mengirimkan surat lamaran kerja via email adalah pagi hari, sekitar pukul 8-10 pagi. Ini karena HRD biasanya lebih fokus di pagi hari.

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran . Bukitmakmur.id tidak bekerja sama dengan /instansi terkait.

Nah, itulah beberapa tips dan panduan membuat surat lamaran kerja via email yang efektif dan menarik perhatian HRD perusahaan. Semoga informasi di atas bisa membantu Anda dalam meningkatkan peluang untuk lolos ke tahap wawancara. Jangan lupa untuk selalu melakukan riset dan mengikuti perkembangan terbaru seputar dunia kerja ya! Selamat mencoba dan semoga sukses!

Baca Juga:  Cara Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan BPU untuk Freelancer