Bukitmakmur.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengutamakan perbaikan Jalan Moncongloe yang menghubungkan Kota Makassar dan Maros pada tahun 2026. Langkah ini menjadi respons atas keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan yang mengakibatkan kemacetan harian.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa penanganan darurat segera dilakukan agar akses masyarakat tetap lancar. Selain itu, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel telah meninjau langsung kondisi Jalan Moncongloe sebagai bagian dari program Preservasi Jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 6 untuk tahun 2026–2028.
Preservasi Jalan Moncongloe Masuk Program Multi Years Contract 2026
Kepala Dinas BMBK Sulsel, Andi Ihsan, bersama Kepala Bidang Jalan, Muhammad Rosyadi, dan Kepala UPTD Wilayah IV Dinas BMBK, St. Hasni, telah meninjau kondisi jalan tersebut. Jalan Moncongloe termasuk dalam wilayah Preservasi Jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 6 yang terencana untuk 2026–2028.
Melalui program MYC Paket 6, Pemprov Sulsel berencana memperbaiki total 20 ruas jalan strategis sepanjang 157,49 km di sembilan kabupaten/kota. Beberapa wilayah prioritas meliputi Toraja dan Luwu, serta jalur penting di kawasan Jeneponto dan Bantaeng. Untuk wilayah metropolitan Makassar dan sekitarnya, perbaikan akan menyasar ruas Parang Loe – Tamalanrea Raya dan batas Kota Makassar hingga Benteng Gajah.
Detail Program Preservasi Jalan 2026-2028
Preservasi jalan ini bertujuan untuk menjaga kondisi jalan provinsi tetap optimal. Dengan demikian, aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat bisa berjalan lancar. Program ini menjadi salah satu prioritas Pemprov Sulsel dalam meningkatkan infrastruktur daerah.
Bahar (43), seorang warga setempat, mengapresiasi langkah cepat Pemprov Sulsel. “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah provinsi yang menjadikan jalan ini sebagai program prioritas. Perbaikan jalan ini sangat kami nantikan,” ujarnya.
Dampak Positif Perbaikan Jalan Moncongloe
Perbaikan Jalan Moncongloe di 2026 memiliki beberapa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Berikut beberapa di antaranya:
- Kelancaran Arus Lalu Lintas: Dengan kondisi jalan yang lebih baik, kemacetan yang kerap terjadi dapat teratasi, sehingga mempercepat waktu tempuh perjalanan.
- Peningkatan Keselamatan: Jalan yang mulus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang atau rusak.
- Dukungan Ekonomi Lokal: Aksesibilitas yang lebih baik dapat meningkatkan aktivitas perdagangan dan perekonomian di wilayah Moncongloe dan sekitarnya.
- Peningkatan Kualitas Hidup: Masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan aman, serta mengurangi biaya perawatan kendaraan akibat kerusakan jalan.
Strategi Penanganan Sementara dan Jangka Panjang
Sebagai respons cepat terhadap keluhan masyarakat, Pemprov Sulsel menyiapkan strategi penanganan sementara dan jangka panjang untuk Jalan Moncongloe. Penanganan sementara meliputi perbaikan darurat seperti penambalan lubang dan perataan jalan untuk memastikan aksesibilitas tetap terjaga selama masa tunggu program MYC Paket 6.
Untuk penanganan jangka panjang, program Preservasi Jalan MYC Paket 6 akan fokus pada rekonstruksi dan peningkatan kualitas jalan secara menyeluruh. Pemerintah merencanakan penggunaan material berkualitas tinggi dan teknologi konstruksi modern untuk memastikan jalan lebih tahan lama dan mampu menahan beban lalu lintas yang tinggi.
Anggaran dan Alokasi Dana untuk Perbaikan Jalan
Program Preservasi Jalan MYC Paket 6 membutuhkan anggaran yang cukup besar. Alokasi dana untuk program tersebut berasal dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan. Pemerintah juga menjajaki kemungkinan kerjasama dengan pihak swasta atau pemerintah pusat untuk mendapatkan tambahan pendanaan.
Transparansi dalam pengelolaan anggaran menjadi perhatian utama pemerintah. Pemprov Sulsel berkomitmen untuk memastikan setiap rupiah yang teralokasi untuk perbaikan jalan digunakan secara efektif dan efisien demi hasil yang optimal.
Prioritaskan Perbaikan Jalan: Komitmen Pemprov Sulsel untuk Masyarakat
Komitmen Pemprov Sulsel dalam perbaikan Jalan Moncongloe dan ruas jalan lainnya menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur dan pelayanan publik. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.
Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas jalan di seluruh wilayah Sulsel secara bertahap. Selain perbaikan jalan, pemerintah juga fokus pada pemeliharaan rutin dan peningkatan sistem drainase untuk mencegah kerusakan jalan akibat banjir atau genangan air.
Kesimpulan
Perbaikan Jalan Moncongloe oleh Pemprov Sulsel pada tahun 2026 menjadi angin segar bagi masyarakat. Dengan program Preservasi Jalan MYC Paket 6, diharapkan jalan ini tidak hanya mulus, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup warga Sulsel. Mari kita nantikan realisasi program ini demi kemajuan bersama!