Bukitmakmur.id – Pemerintah menargetkan pembangunan rumah susun (rusun) untuk relokasi warga bantaran rel di kawasan Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, mulai Mei 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyediakan hunian layak sekaligus menata kawasan padat penduduk di ibu kota.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan, pembangunan rusun ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden untuk mempercepat penanganan permukiman di bantaran rel kereta api yang selama ini dinilai tak layak huni. Harapannya, relokasi ini dapat meningkatkan kualitas hidup warga.
Target Groundbreaking Rusun Senen Mei 2026
Maruarar Sirait mengungkapkan, *groundbreaking* pembangunan rusun tersebut ditargetkan pada Mei 2026. “*Groundbreaking* kita targetkan Mei 2026. Saat ini seluruh pihak sedang mematangkan skema pembangunan dan pembiayaannya,” ujar Maruarar dalam pernyataan tertulis, Senin (30/3/2026).
Pemerintah terus berupaya mematangkan semua persiapan agar pembangunan rusun sesuai target. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan mampu mempercepat realisasi program ini.
Lahan dan Skema Pembangunan Rusun Senen
Lahan seluas 1,61 hektare yang akan digunakan untuk pembangunan rusun merupakan aset milik BUMN. Aset ini akan dimanfaatkan secara optimal untuk membangun hunian vertikal bagi warga terdampak relokasi. Pemerintah menekankan proyek ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dan pihak swasta.
Sejumlah skema pembangunan tengah dibahas secara intensif. Salah satunya melibatkan Perum Perumnas dengan rencana pembangunan sekitar 1.000 unit hunian dalam dua tower yang didukung pembiayaan dari APBN. Alternatif lain datang dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang mengusulkan pembangunan sembilan tower empat lantai dengan total 690 unit, lengkap dengan fasilitas sosial seperti ruang komunal dan gedung serbaguna. Mana yang akan dipilih?
Dukungan Pemprov DKI Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Kota Jakarta Pusat menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap proyek ini. Dukungan tersebut terutama dalam percepatan proses perizinan agar proyek dapat segera berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Partisipasi aktif dari Pemprov DKI Jakarta sangat krusial demi kelancaran proyek ini.
Program BSPS Kementerian PKP di DKI Jakarta 2026
Selain proyek rusun di Senen, Kementerian PKP juga menyiapkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di wilayah DKI Jakarta sebanyak 3.100 unit rumah pada 2026. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat meningkatkan kualitas rumahnya secara mandiri. Bantuan ini menyasar rumah-rumah yang memerlukan perbaikan agar menjadi lebih layak huni.
Program BSPS diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak di berbagai wilayah DKI Jakarta. Pemerintah berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Optimalisasi Aset BUMN untuk Program Perumahan
Badan Pengaturan BUMN menyatakan akan mengoptimalkan aset-aset milik negara untuk mendukung program perumahan serupa di kota-kota besar lainnya. Langkah ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi dalam penyediaan hunian di kawasan perkotaan yang padat. Pemanfaatan aset BUMN secara efektif dapat membantu mengatasi masalah kekurangan hunian di perkotaan.
Kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan pihak swasta diharapkan dapat mempercepat penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat. Model ini dapat direplikasi di berbagai kota besar lainnya di Indonesia.
Harapan Pemerintah Terhadap Pembangunan Rusun Senen
Pemerintah berharap pembangunan rusun di kawasan Senen tidak hanya menjadi solusi relokasi, tetapi juga menjadi contoh penataan kawasan perkotaan yang lebih tertata, aman, dan layak huni bagi masyarakat. Rusun ini diharapkan menjadi representasi hunian yang nyaman dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Penataan kawasan perkotaan yang baik akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain hunian yang layak, akses terhadap fasilitas publik dan ruang terbuka hijau juga menjadi perhatian utama pemerintah. Apakah pembangunan rusun ini akan menjadi solusi jangka panjang?
Kesimpulan
Pembangunan rusun untuk relokasi warga bantaran rel di Stasiun Pasar Senen menjadi prioritas pemerintah. Dengan target *groundbreaking* Mei 2026, proyek ini diharapkan dapat memberikan hunian layak bagi warga sekaligus menata kawasan perkotaan. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, BUMN, dan swasta, menjadi kunci keberhasilan program ini. Semoga mimpi memiliki hunian yang layak segera terwujud bagi warga Jakarta.