Tahun 2026 mencatat rekor baru harga emas yang menembus level Rp2,6 juta per gram. Lonjakan ini kembali menegaskan posisi emas sebagai instrumen investasi andalan untuk melindungi kekayaan dari gerusan inflasi.
Menariknya, hadirnya teknologi finansial seperti DANA telah merevolusi cara masyarakat berinvestasi emas. Fitur eMAS memungkinkan siapa saja memiliki emas digital tanpa perlu menyewa brankas atau khawatir risiko pencurian.
Apa Itu Investasi Emas Digital di DANA?
Investasi emas digital DANA merupakan layanan pembelian emas dalam bentuk elektronik yang dikembangkan bersama platform Pluang. Sistem ini menggunakan skema pool account dimana emas fisik disimpan secara kolektif di lembaga kliring yang aman.
Berbeda dengan emas fisik konvensional, investor tidak perlu menyimpan logam mulia secara langsung. Semua kepemilikan tercatat digital dan dapat diakses melalui aplikasi DANA kapan saja.
Keunggulan dan Risiko Investasi eMAS
Manfaat Utama
Modal terjangkau menjadi daya tarik utama fitur ini. Pengguna bisa memulai investasi hanya dengan Rp10.000 atau setara 0,01 gram emas, jauh lebih rendah dibanding pembelian emas batangan fisik.
Likuiditas tinggi juga menjadi keunggulan signifikan. Pencairan bisa dilakukan 24 jam sehari tanpa perlu mendatangi toko emas atau menunggu jam operasional.
Risiko yang Perlu Dipahami
Spread atau selisih harga jual-beli sekitar 3-4% membuat instrumen ini kurang cocok untuk trading jangka pendek. Investor perlu memahami bahwa keuntungan optimal baru tercapai dalam investasi jangka menengah hingga panjang.
Ketergantungan pada platform digital juga membawa risiko teknis seperti gangguan sistem atau perubahan kebijakan perusahaan.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Minimum Investasi | Rp10.000 atau 0,01 gram |
| Biaya Admin Bulanan | Gratis |
| Spread Jual-Beli | 3-4% |
| Waktu Pencairan | Instan 24/7 |
| Pencetakan Fisik | Tersedia mulai 1 gram |
Syarat dan Persiapan Sebelum Investasi
Verifikasi Akun Premium
Langkah krusial yang sering terlewatkan adalah upgrade akun menjadi DANA Premium. Fitur investasi memerlukan verifikasi identitas untuk kepatuhan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pengguna cukup menyiapkan e-KTP dan melakukan verifikasi wajah di menu profil. Status Premium ditandai dengan centang biru dan membuka akses penuh ke seluruh fitur investasi.
Persiapan Modal
Gunakan dana idle atau “uang dingin” yang tidak dibutuhkan dalam 1-3 tahun ke depan. Investasi emas optimal untuk tujuan jangka menengah hingga panjang, bukan solusi kebutuhan finansial mendesak.
Cara Membeli Emas Digital di DANA
Langkah Pembelian
Langkah 1: Buka aplikasi DANA dan pilih menu “Lihat Semua” di halaman utama untuk mengakses berbagai layanan finansial.
Langkah 2: Temukan kategori “Keuangan” dan klik ikon “eMAS” yang biasanya berada di bagian investasi.
Langkah 3: Pilih opsi “Beli eMAS” untuk masuk ke halaman transaksi pembelian.
Langkah 4: Masukkan nominal pembelian dalam Rupiah (minimum Rp10.000) atau langsung dalam satuan gram (minimum 0,01 gram).
Langkah 5: Perhatikan harga real-time yang tertera di layar, karena harga emas berfluktuasi setiap detik mengikuti pergerakan pasar global.
Langkah 6: Konfirmasi transaksi dengan klik “Beli” dan lakukan pembayaran menggunakan saldo DANA yang tersedia.
Langkah 7: Tunggu notifikasi berhasil, dan saldo emas akan langsung bertambah di dashboard eMAS.
Cara Menjual dan Mencairkan Investasi
Proses Penjualan Kembali
Keunggulan utama emas digital terletak pada kemudahan pencairan yang bisa dilakukan kapan saja. Proses buyback tidak mengenal hari libur atau jam operasional seperti toko emas konvensional.
Langkah 1: Akses kembali menu “eMAS” dari halaman utama aplikasi DANA.
Langkah 2: Pilih opsi “Jual eMAS” untuk memulai proses pencairan investasi.
Langkah 3: Tentukan jumlah yang ingin dicairkan, baik dalam nominal Rupiah maupun berat gram.
Langkah 4: Perhatikan harga jual yang ditampilkan (biasanya lebih rendah dari harga beli karena spread).
Langkah 5: Konfirmasi penjualan dan dana hasil pencairan akan langsung masuk ke saldo DANA utama secara real-time.
Simulasi Perhitungan Keuntungan
Contoh Kasus Investasi
Ambil contoh investor membeli 1 gram emas di harga Rp2.600.000. Dengan spread sekitar 3%, harga jual langsung (buyback) berada di level Rp2.520.000.
Jika disimpan selama 12 bulan dan harga pasar naik menjadi Rp2.900.000, maka keuntungan bersih mencapai Rp300.000 per gram atau setara return 11,5%.
Strategi Dollar Cost Averaging
Teknik investasi rutin bulanan terbukti efektif meminimalkan risiko volatilitas harga. Misalnya, alokasi Rp500.000 setiap bulan akan menghasilkan rata-rata harga beli yang lebih stabil.
Cara Mencetak Emas Fisik
Proses Penarikan Fisik
Saldo emas digital dapat diwujudkan menjadi emas batangan fisik Antam atau UBS. Minimum penarikan dimulai dari 1 gram dengan biaya cetak (minting fee) yang perlu disiapkan terpisah.
Estimasi biaya cetak tahun 2026 berkisar Rp115.000-Rp125.000 untuk kepingan 1 gram, belum termasuk ongkos kirim berasuransi ke alamat rumah.
Waktu dan Prosedur
Proses pencetakan membutuhkan waktu 3-14 hari kerja tergantung lokasi pengiriman. Emas akan dikirim dalam kemasan sertifikat resmi yang dapat digunakan untuk jual-beli di pasar konvensional.
Tips Maksimalkan Keuntungan
Manfaatkan Fitur Notifikasi Harga
DANA menyediakan alert harga yang berguna untuk strategi “buy on weakness” atau membeli saat harga terkoreksi. Aktifkan notifikasi dengan target harga di bawah level pasar saat ini.
Ketika emas mengalami penurunan harga, investor bisa melakukan pembelian tambahan untuk mendapatkan rata-rata harga yang lebih menguntungkan.
Diversifikasi Waktu Pembelian
Hindari investasi lump sum atau sekaligus dalam jumlah besar. Bagi pembelian dalam beberapa periode untuk mengurangi risiko timing yang kurang tepat.
Perbandingan dengan Platform Lain
eMAS DANA vs Emas Fisik
Emas digital DANA unggul dalam hal aksesibilitas, likuiditas, dan keamanan penyimpanan. Namun, emas fisik memberikan kepuasan psikologis kepemilikan langsung dan bebas dari risiko platform.
Nah, dari segi biaya, emas digital lebih efisien karena tidak ada biaya penyimpanan, asuransi, atau risiko kehilangan seperti pada emas fisik.
FAQ: Pertanyaan Seputar Investasi Emas DANA
Q1: Apakah investasi emas di DANA dijamin aman?
Ya, sangat aman. Platform eMAS DANA beroperasi di bawah pengawasan BAPPEBTI dengan emas fisik tersimpan di lembaga kliring berjangka yang berlisensi.
Q2: Berapa minimum modal untuk mulai investasi?
Sangat terjangkau, hanya Rp10.000 atau setara 0,01 gram emas. Ini membuat investasi emas dapat diakses oleh berbagai kalangan termasuk pelajar.
Q3: Bagaimana cara mengetahui keuntungan investasi?
Dashboard eMAS menampilkan nilai portofolio real-time. Keuntungan dihitung dari selisih nilai pasar saat ini dengan total modal yang diinvestasikan.
Q4: Bisakah emas digital dipindahkan ke platform lain?
Tidak bisa transfer antar platform. Namun, pengguna dapat mencairkan ke saldo DANA kemudian berinvestasi di platform lain jika diinginkan.
Q5: Apa yang terjadi jika DANA tutup atau bangkrut?
Emas fisik pengguna tersimpan di lembaga kliring independen, bukan milik DANA. Jadi investasi tetap aman meski ada masalah dengan platform.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersumber dari platform DANA dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan perusahaan dan kondisi pasar.
Investasi emas digital melalui DANA memberikan peluang emas bagi masyarakat Indonesia untuk memiliki logam mulia dengan modal terjangkau. Kunci sukses terletak pada konsistensi, kesabaran, dan pemahaman mendalam tentang karakteristik investasi emas sebagai instrumen jangka panjang.