Bukitmakmur.id – Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, sukses menangani arus mobilitas 1,14 juta penumpang sepanjang 18 hari masa Posko Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung intensif. Pencapaian ini menegaskan kenaikan volume kunjungan sebesar 1 persen jika publik membandingkannya dengan periode serupa pada tahun 2025.
Nugroho Jati selaku General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai memaparkan detail lonjakan aktivitas di bandara selama libur hari raya. Pihak otoritas pengelola bandara memastikan seluruh operasional berjalan lancar guna melayani para pelaku perjalanan selama periode tersebut.
Rincian Pergerakan Penumpang dan Bandara Ngurah Rai
Data operasional menunjukkan komposisi penumpang yang terdiversifikasi ke dalam rute domestik maupun mancanegara. Otoritas bandara mencatat angka sebanyak 503 ribu penumpang domestik dan 639 ribu penumpang internasional melewati pintu keberangkatan serta kedatangan selama masa posko berjalan.
Menariknya, intensitas arus penumpang mencapai titik tertinggi pada Senin, 23 Maret 2026. Data mencatat sebanyak 72.139 individu bepergian melalui bandara pada hari puncak tersebut, baik sebelum maupun setelah Hari Raya Idul Fitri.
Selain itu, pihak pengelola bandara juga memantau kenaikan pergerakan pesawat secara signifikan. Bandara mencatat total 6.927 pergerakan pesawat, yang berarti menunjukkan kenaikan sebesar 3 persen dari jumlah 6.734 pergerakan pada tahun 2025.
| Kategori Aktivitas | Jumlah/Nilai |
|---|---|
| Total Penumpang | 1,14 Juta |
| Pergerakan Pesawat | 6.927 |
| Pertumbuhan Pesawat | 3% |
Destinasi Favorit Domestik dan Internasional
Tidak hanya berfokus pada volume, manajemen juga merinci rute-rute yang mendominasi frekuensi penerbangan selama arus mudik dan balik. Tangerang (CGK) memimpin daftar rute domestik paling ramai dengan catatan mencapai 1.400 pergerakan pesawat.
Selanjutnya, Surabaya (SUB) dan Lombok (LOP) melengkapi daftar destinasi favorit penumpang domestik. Di sisi lain, Singapura (SIN) menduduki peringkat utama untuk rute internasional dengan torehan 538 pergerakan pesawat selama periode Lebaran 2026.
Strategi Operasional Tanpa Kendala
Nugroho Jati menegaskan keunggulan sistem manajemen bandara dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama lonjakan penumpang. Tim operasional berhasil menjalankan seluruh jadwal penerbangan tanpa kecelakaan berarti sepanjang masa posko.
Pihak manajerial mengimplementasikan beberapa langkah strategis untuk mengoptimalkan pelayanan bandara, antara lain:
- Melakukan penambahan personel di berbagai area krusial.
- Mengaktifkan posko pemantauan terpadu secara penuh.
- Meningkatkan frekuensi monitoring operasional setiap hari.
Faktanya, dedikasi tim di lapangan memberikan dampak positif bagi kelancaran arus penumpang. Pengunjung merasakan kenyamanan ekstra berkat prosedur yang berjalan disiplin dan efektif.
Evaluasi dan Peningkatan Layanan Tahunan
Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai berusaha terus melakukan evaluasi terhadap kinerja tahunan mereka. Pertumbuhan 1 persen dalam jumlah penumpang serta kenaikan 3 persen pergerakan pesawat mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi udara pada 2026.
Dengan demikian, keberhasilan menjaga operasional bandara tetap stabil meski menghadapi lonjakan volume memberikan standar baru bagi pelayanan ke depannya. Pihak pengelola berjanji mempertahankan performa prima ini pada masa liburan mendatang.
Pada akhirnya, efisiensi pelayanan yang terjaga selama masa Posko Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan komitmen tinggi Bandara I Gusti Ngurah Rai. Stabilitas ini diharapkan terus terjaga demi meningkatkan pengalaman perjalanan para penumpang di masa depan.