Beranda » Ekonomi » Bunga KUR 2026 Turun atau Naik? Ini Informasi Resmi yang Wajib Dicek!

Bunga KUR 2026 Turun atau Naik? Ini Informasi Resmi yang Wajib Dicek!

Banyak masyarakat yang ingin tahu apakah KUR pada tahun 2026 akan turun atau justru naik. Pertanyaan ini penting mengingat besaran bunga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi besaran cicilan yang harus dibayarkan. Simak penjelasan lengkap dari Bukitmakmur.id berikut ini…

Ringkasan Cepat:

Menurut informasi , bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan diturunkan menjadi 3% per tahun mulai 2023. Namun, untuk tahun 2026 masih belum ada kepastian apakah akan naik atau tetap 3%.

Rencana Penurunan Bunga KUR Jangka Panjang

sedang berupaya untuk menurunkan secara bertahap dalam jangka waktu yang panjang. Tujuannya adalah untuk semakin meringankan beban pelaku UMKM-K dalam mengakses pendanaan.

Berdasarkan rencana yang sudah diumumkan, suku bunga KUR akan diturunkan menjadi 3% per tahun mulai 2023. Sebelumnya, bunga KUR ditetapkan sebesar 6% per tahun sejak 2015.

Penurunan bunga KUR ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendukung pemulihan dan pengembangan sektor UMKM yang terdampak pandemi COVID-19. Diharapkan, dengan beban bunga yang lebih rendah, UMKM-K dapat lebih leluasa berekspansi dan meningkatkan produktivitas.

Apakah Bunga KUR 2026 Akan Naik Lagi?

Untuk tahun 2026, pemerintah belum memberikan informasi resmi apakah suku bunga KUR akan kembali naik atau tetap bertahan di level 3% per tahun. Keputusan ini masih akan dibahas lebih lanjut di kemudian hari.

Pemerintah menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian suku bunga KUR sesuai dengan kondisi ekonomi terkini. Hal ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi UMKM-K dalam mengakses permodalan.

Baca Juga:  Investasi Emas Antam vs Emas Pegadaian Mana yang Lebih Menguntungkan?

Sebagai gambaran, pemerintah awalnya menargetkan bunga KUR bisa diturunkan hingga 0% per tahun dalam jangka panjang. Namun, target tersebut dinilai masih sulit untuk dicapai dalam waktu dekat.

Studi Kasus: Dampak Penurunan Bunga KUR

Untuk memberikan contoh nyata, mari kita lihat simulasi berikut:

Misalkan, Anda meminjam KUR sebesar Rp100 juta dengan tenor 5 tahun. Jika suku bunga turun dari 6% menjadi 3%, maka:

  • Cicilan per bulan menjadi Rp1,89 juta, dari sebelumnya Rp2,12 juta.
  • Total bunga yang harus dibayar selama 5 tahun menjadi Rp22,8 juta, dari sebelumnya Rp37,2 juta.
  • Artinya, Anda bisa menghemat cicilan sekitar Rp230 ribu per bulan atau Rp14,4 juta selama masa .

Jadi, penurunan bunga KUR ini memberikan dampak yang cukup signifikan dalam meringankan beban pembayaran bagi pelaku UMKM-K.

5 Penyebab Gagal Ajukan KUR & Solusinya

Selain memperhatikan suku bunga, ada beberapa hal yang juga perlu diperhatikan saat mengajukan KUR. Berikut lima penyebab gagal ajukan KUR beserta solusinya:

  1. Usaha Belum Layak Kredit: Pastikan usaha sudah berjalan minimal 1 tahun, memiliki perizinan, dan laporan keuangan yang tertib.
  2. Agunan Tidak Memadai: Sediakan agunan sesuai ketentuan , seperti sertifikat tanah/BPKB.
  3. Dokumen Persyaratan Tidak Lengkap: Persiapkan seluruh dokumen yang diminta bank dengan rapi.
  4. Penilaian Analisis Kredit Kurang Baik: Optimalkan manajemen keuangan dan perbaiki laporan keuangan.
  5. Track Record Kredit Buruk: Perbaiki dahulu riwayat kredit dengan melunasi tunggakan atau membayar tepat waktu.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, peluang untuk mendapatkan persetujuan KUR dari bank menjadi lebih besar.

Aspek Keterangan
Bunga KUR Saat Ini 6% per tahun
Rencana Penurunan Menjadi 3% per tahun mulai 2023
Bunga Belum ada kepastian, masih akan dievaluasi
Target Bunga KUR 0% per tahun dalam jangka panjang (belum tercapai)
Baca Juga:  KTA BRI Briguna 2026: Pinjaman Tanpa Jaminan hingga 500 Juta untuk Karyawan

FAQ Lengkap Seputar Bunga KUR

  1. Kapan Suku Bunga KUR Diturunkan ke Level 3%?
    Penurunan suku bunga KUR menjadi 3% per tahun akan mulai diterapkan pada tahun 2023.
  2. Mengapa Pemerintah Menurunkan Bunga KUR?
    Penurunan bunga KUR dilakukan untuk meringankan beban pelaku UMKM-K dalam mengakses pendanaan, khususnya di masa pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19.
  3. Apakah Bunga KUR Bisa Diturunkan Hingga 0%?
    Pemerintah sebenarnya menargetkan bunga KUR bisa diturunkan hingga 0% per tahun dalam jangka panjang. Namun, target tersebut dinilai masih sulit dicapai dalam waktu dekat.
  4. Bagaimana ?
    Persyaratan di antaranya adalah memiliki usaha yang sudah berjalan minimal 1 tahun, memenuhi agunan, dan melengkapi dokumen yang diminta oleh pihak bank.
  5. Manfaat Apa yang Didapat Jika Meminjam KUR?
    Debitur KUR akan mendapatkan beberapa manfaat, seperti akses pendanaan dengan bunga rendah, proses pengajuan yang mudah, serta adanya penjaminan pemerintah.

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Bukitmakmur.id tidak bekerja sama dengan pemerintah/instansi terkait.

Sejauh ini, kita sudah mengetahui informasi terkait rencana pemerintah dalam menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga tahun 2026. Meskipun belum ada kepastian terkait suku bunga pada tahun tersebut, setidaknya kita bisa mendapatkan gambaran umum mengenai kebijakan ini.

Semoga informasi di atas bermanfaat bagi Anda yang sedang atau akan mengajukan KUR. Jangan lupa untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru agar dapat memperoleh pendanaan dengan beban bunga yang lebih ringan. Jika ada pertanyaan atau pengalaman yang ingin dibagikan, silakan tinggalkan komentar di bawah ya!