Beranda » Berita » Buronan Interpol Ditangkap – WN Inggris Bos Sindikat Kriminal Tertangkap di Bali

Buronan Interpol Ditangkap – WN Inggris Bos Sindikat Kriminal Tertangkap di Bali

Bukitmakmur.id – Kantor Imigrasi Ngurah Rai menangkap seorang warga negara Inggris berinisial SL berusia 45 tahun di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sabtu 28 Maret 2026. Petugas pemeriksa keimigrasian mengamankan tersangka saat proses pemeriksaan setibanya dari Singapura, sekitar pukul 12:40 WITA. Penangkapan buronan Interpol ini menjadi bukti nyata efektivitas sistem pengawasan keimigrasian Indonesia dalam menjebak pelaku .

SL diduga menjadi pimpinan organisasi internasional yang mengendalikan kelompok kejahatan dalam operasi pengelolaan perusahaan fiktif dan pencucian uang atau money laundering. Sistem database Imigrasi Indonesia berhasil mendeteksi identitasnya sebagai subjek red notice .

Penangkapan Buronan Internasional di Bandara Bali

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menyampaikan detail operasi penangkapan tersebut dalam keterangan tertulis. Petugas melakukan identifikasi saat tahap pemeriksaan keimigrasian rutin di bandara.

Berdasarkan data dan koordinasi intelijen yang solid, pihak imigrasi mengonfirmasi bahwa SL memimpin sebuah organisasi kriminal internasional yang melakukan tindak pidana pencucian uang dan pengelolaan perusahaan shell. Akibatnya, Interpol mengeluarkan red notice untuk penangkapannya secara global.

Koordinasi Efektif Sistem Keimigrasian dengan Interpol

Bugie Kurniawan menegaskan bahwa penangkapan ini menunjukkan keberhasilan integrasi sistem Indonesia dengan jaringan penegak hukum internasional. Sistem database keimigrasian terintegrasi dengan baik untuk mendeteksi dan mengamankan Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Interpol.

Kepala Kantor Imigrasi juga menyatakan bahwa petugas pendaratan di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengidentifikasi dokumen palsu dan mencurigai kehadiran buronan. Jam terbang petugas yang tinggi menjadi kunci keberhasilan pendeteksian tersangka SL.

Baca Juga:  iPhone 17 Pro Steve Jobs: Ponsel Edisi Terbatas dengan Kain Asli Turtleneck

Selain itu, Bugie menyampaikan pesan tegas kepada sindikat kejahatan transnasional bahwa Bali bukan menjadi tempat persembunyian yang aman. Pernyataan ini sekaligus menjadi warning bagi buronan internasional bahwa setiap masuk ke Indonesia akan diidentifikasi dan ditangkap.

Proses Hukum Lanjutan dan Koordinasi Lintas Negara

Kantor Imigrasi Ngurah Rai menyerahkan SL kepada Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Dengan demikian, proses penyidikan akan ditangani oleh lembaga penegak hukum yang berwenang.

Bugie berkomitmen bahwa Imigrasi Ngurah Rai akan terus melakukan koordinasi aktif dengan Interpol dan instansi terkait lainnya. Tujuannya menjaga dan ketertiban negara dari ancaman kriminal lintas negara yang terus berkembang.

Apresiasi Kepala Wilayah Imigrasi Bali terhadap Keberhasilan Operasi

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja jajaran Kantor Imigrasi Ngurah Rai dalam mengamankan buronan internasional. Menurutnya, penangkapan ini membuktikan bahwa sistem pengawasan keimigrasian di wilayah Bali berjalan efektif, terintegrasi, dan responsif terhadap ancaman lintas negara.

Felucia menegaskan bahwa seluruh unit kerja di bawah Kantor Wilayah Imigrasi Bali akan memperkuat koordinasi, meningkatkan kewaspadaan, dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi. Tidak hanya itu, kerja sama internasional juga menjadi fokus untuk menjaga Bali tetap menjadi wilayah yang aman dan tertib.

Komitmen Bali sebagai Destinasi Aman dan Tertib

Felucia menekankan bahwa Bali harus tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan tidak memberikan ruang bagi pelanggar hukum, termasuk buronan internasional. Pesan ini ditujukan kepada seluruh stakeholder keamanan di kawasan Indonesia.

Keberhasilan penangkapan WN Inggris SL menandakan bahwa sistem keamanan perbatasan Indonesia terus ditingkatkan dan diperketat. dan pengalaman aparat yang matang menjadi senjata utama dalam mencegat buronan sebelum mereka menetap dan melanjutkan aktivitas kriminal di wilayah Indonesia.

Baca Juga:  Pengacara perceraian Jakarta mengungkap penyebab keretakan rumah tangga terkini 2026

Penangkapan ini menjadi sinyal bahwa Bali dan Indonesia secara luas tidak toleran terhadap kejahatan transnasional. Setiap pelaku kejahatan internasional yang berusaha masuk ke negara akan dihadang oleh sistem pengawasan yang efektif dan aparat yang terlatih dengan baik.