Pernah merasa bingung saat ingin mendaftar bantuan sosial tapi tidak tahu harus mulai dari mana? Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi kunci utama untuk mengakses berbagai program bantuan pemerintah seperti PKH, BST, KIP, dan KIS.
Berdasarkan data Kemensos, lebih dari 40 juta keluarga di Indonesia telah terdaftar dalam sistem DTKS pada tahun 2025. Kabar baiknya, di era digital ini pendaftaran DTKS dapat dilakukan secara online melalui smartphone kapan saja dan dimana saja.
Artikel ini akan memandu langkah demi langkah cara mendaftar DTKS online 2026 dengan 3 langkah sederhana. Metode online ini tidak hanya menghemat waktu, tapi juga menghindari antrean panjang di kantor kelurahan.
Apa Itu DTKS dan Mengapa Penting?
DTKS atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial adalah basis data keluarga miskin dan rentan miskin yang dikelola Kementerian Sosial. Database ini menjadi acuan utama pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Keluarga yang terdaftar di DTKS memiliki prioritas untuk mendapatkan akses ke program Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Selain itu, data DTKS juga digunakan untuk program pemberdayaan masyarakat dan akses layanan dasar gratis.
💡 Info Penting: Update DTKS 2026 menghadirkan fitur baru dengan integrasi sistem yang lebih canggih dan proses verifikasi otomatis untuk meningkatkan akurasi data.
Syarat dan Ketentuan Pendaftaran DTKS 2026
Tidak semua keluarga dapat mendaftar DTKS. Kriteria utama adalah keluarga dengan penghasilan di bawah garis kemiskinan atau keluarga rentan miskin yang memiliki anggota disabilitas, lansia, atau anak terlantar.
Dokumen yang wajib disiapkan meliputi KTP kepala keluarga, Kartu Keluarga terbaru, surat keterangan penghasilan atau tidak mampu dari RT/RW, serta foto rumah dan kondisi lingkungan. Pastikan semua dokumen dalam kondisi jelas dan tidak rusak.
Langkah 1: Download dan Registrasi Aplikasi
Mulai dengan mengunduh aplikasi “DTKS Kemensos” resmi dari Google Play Store untuk Android atau App Store untuk iOS. Pastikan aplikasi yang diunduh berasal dari developer resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk menghindari aplikasi palsu.
Setelah instalasi selesai, buka aplikasi dan pilih menu “Daftar Akun Baru”. Masukkan nomor HP aktif dan alamat email yang valid, kemudian tunggu kode OTP (One Time Password) yang dikirim via SMS.
Buat password yang kuat dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol minimal 8 karakter. Setelah verifikasi berhasil, setujui syarat dan ketentuan penggunaan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
⚠️ Perhatian: Simpan username dan password dengan aman. Jangan berbagi informasi akun kepada orang lain untuk menjaga keamanan data pribadi.
Langkah 2: Mengisi Data Keluarga dan Upload Dokumen
Masuk ke menu “Data Keluarga” dan mulai dengan mengisi informasi kepala keluarga secara lengkap. Input data meliputi nama sesuai KTP, NIK, tempat tanggal lahir, alamat lengkap, pekerjaan, dan penghasilan bulanan.
Tambahkan data semua anggota keluarga dengan mengklik tombol “Tambah Anggota”. Isi informasi setiap anggota keluarga termasuk hubungan keluarga, pendidikan, pekerjaan, dan kondisi kesehatan jika ada yang berkebutuhan khusus.
Pada bagian “Upload Dokumen”, foto setiap dokumen dengan pencahayaan yang cukup dan pastikan tulisan terlihat jelas. Format file yang diterima adalah JPG, PNG, atau PDF dengan ukuran maksimal 2MB per file.
Langkah 3: Submit Data dan Proses Verifikasi
Sebelum submit, lakukan review menyeluruh terhadap semua data yang telah diinput. Gunakan fitur “Preview Data” untuk memastikan tidak ada kesalahan pengetikan atau dokumen yang terlewat.
Setelah yakin semua data benar dan lengkap, klik tombol “Submit Permohonan”. Sistem akan memberikan nomor registrasi sebagai bukti pengajuan yang harus disimpan dengan baik.
Proses verifikasi terdiri dari tiga tahap: verifikasi otomatis oleh sistem, verifikasi manual oleh petugas, dan kunjungan lapangan untuk konfirmasi data. Estimasi waktu verifikasi lengkap adalah 14-21 hari kerja.
📌 Tips Sukses: Cek status pendaftaran secara rutin melalui menu “Cek Status” di aplikasi. Notifikasi update juga akan dikirim via SMS dan email yang terdaftar.
Mengatasi Masalah dan Mendapatkan Bantuan
Jika mengalami kendala seperti aplikasi error, foto dokumen tidak bisa diupload, atau data NIK tidak ditemukan, jangan panik. Restart aplikasi dan pastikan koneksi internet stabil sebelum mencoba kembali.
Untuk masalah teknis yang tidak dapat diselesaikan sendiri, hubungi customer service resmi Kemensos di nomor hotline 1500-699 pada jam operasional 08.00-17.00 WIB. Tim support juga dapat dihubungi melalui email pengaduan atau media sosial resmi.
Manfaat Setelah Terdaftar DTKS
Setelah berhasil terdaftar di DTKS, jaga keaktifan akun dengan melakukan update data secara berkala jika ada perubahan status ekonomi atau anggota keluarga. Sistem akan mengirim reminder untuk pembaruan data setiap 6 bulan sekali.
Akses ke program bantuan sosial dapat dicek melalui menu “Program Tersedia” di aplikasi. Setiap program memiliki jadwal pencairan yang berbeda dan akan dinotifikasi langsung ke akun terdaftar.
Mendaftar DTKS online 2026 melalui 3 langkah sederhana ini membuktikan komitmen pemerintah dalam mempermudah akses bantuan sosial. Dengan metode digital, proses yang dulunya memakan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan dalam hitungan jam.
Segera manfaatkan kesempatan ini bagi yang memenuhi syarat dan pastikan mengisi data dengan jujur demi keadilan distribusi bantuan. Ingat, bantuan sosial adalah hak setiap warga negara yang membutuhkan dan layak mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu verifikasi dengan sumber resmi terkait.