Beranda » Ekonomi » Cara Lolos BI Checking dan SLIK OJK agar Pengajuan KUR Disetujui!

Cara Lolos BI Checking dan SLIK OJK agar Pengajuan KUR Disetujui!

Memulai atau mengembangkan usaha tentu membutuhkan modal yang cukup. Salah satu solusi yang bisa dimanfaatkan adalah mengajukan (KUR) kepada . Namun, proses pengajuan KUR ini tidak semudah yang dibayangkan. Calon debitur harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk lolos pemeriksaan BI Checking dan .

Simak penjelasan lengkap dari Bukitmakmur.id berikut ini untuk memahami dan SLIK agar pengajuan KUR Anda disetujui.

Ringkasan Cepat:

Cara agar pengajuan KUR Anda disetujui adalah:
1. Pastikan tidak memiliki tunggakan kredit atau pinjaman sebelumnya.
2. Hindari riwayat kredit macet atau gagal bayar.
3. Persiapkan dokumen-dokumen yang diminta secara lengkap.
4. Lakukan komunikasi aktif dan kooperatif dengan pihak bank.

Apa Itu BI Checking dan SLIK OJK?

BI Checking adalah pemeriksaan riwayat kredit calon debitur yang dilakukan oleh bank. Tujuannya untuk mengetahui apakah pemohon pernah memiliki tunggakan atau riwayat kredit bermasalah di masa lalu.

Sementara itu, SLIK OJK atau Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan adalah sistem informasi yang memuat data dan informasi mengenai profil keuangan seseorang. Pemeriksaan SLIK OJK juga dilakukan untuk mengetahui riwayat kredit dan kemampuan membayar calon debitur.

Baca Juga:  Risiko Telat Bayar SPaylater 1 Bulan Apakah Ada DC Lapangan yang Datang?

5 Cara Lolos BI Checking dan SLIK OJK untuk KUR

1. Pastikan Tidak Ada Tunggakan Kredit

Hal pertama yang harus Anda pastikan adalah tidak memiliki tunggakan kredit atau pinjaman sebelumnya. Baik itu kredit yang diajukan di bank, pinjaman , atau bahkan cicilan kartu kredit. Jika ada tunggakan, maka BI Checking dan SLIK OJK tentu akan mendeteksinya dan pengajuan KUR Anda berpotensi ditolak.

Misal: Jika Anda pernah memiliki kredit di bank XYZ dengan tunggakan 3 bulan, maka informasi ini akan tercatat dan diketahui oleh bank saat melakukan pemeriksaan BI Checking.

2. Hindari Riwayat Kredit Macet atau Gagal Bayar

Selain tunggakan, bank juga akan memeriksa apakah Anda memiliki riwayat kredit macet atau gagal bayar di masa lalu. Jika pernah terjadi, maka bank akan menganggap Anda berisiko tinggi dan cenderung menolak pengajuan KUR.

Tips: Jika memang pernah terjadi kredit macet, carilah solusi untuk melunasi tunggakan tersebut terlebih dahulu sebelum mengajukan KUR. Ini akan meningkatkan peluang persetujuan.

3. Lengkapi Dokumen yang Diminta

Bank akan meminta Anda untuk melengkapi sejumlah dokumen dalam proses pengajuan KUR. Pastikan Anda menyiapkannya dengan baik dan benar. Dokumen-dokumen tersebut biasanya meliputi:

  • Fotokopi KTP, NPWP, dan dokumen identitas lainnya
  • Slip gaji atau surat keterangan penghasilan
  • Laporan keuangan usaha (jika sudah memiliki usaha)
  • Surat izin usaha (SIUP, TDP, SITU, dan lain-lain)
  • Agunan/jaminan (sesuai ketentuan bank)

Jika dokumen yang Anda ajukan lengkap dan akurat, maka proses pemeriksaan BI Checking dan SLIK OJK akan berjalan lancar.

4. Komunikasi Aktif dengan Pihak Bank

Selama proses pengajuan KUR, rajinlah berkomunikasi dengan pihak bank. Tanyakan informasi terkini mengenai status pengajuan Anda, serta tanggapan mereka terhadap hasil BI Checking dan SLIK OJK.

Baca Juga:  Syarat KUR Mandiri 2026 Agar Cepat Di-ACC oleh Mantri

Contoh: Jika ada dokumen yang kurang, segera lengkapi dan komunikasikan pada bank. Atau jika ada pertanyaan, segera respon agar proses tidak tertunda.

5. Miliki Riwayat Kredit yang Baik

Jika Anda sudah pernah mengajukan kredit sebelumnya dan membayarnya dengan baik, maka ini akan menjadi nilai tambah saat mengajukan KUR. Bank akan melihat Anda sebagai debitur yang dapat dipercaya.

Tips: Jika belum pernah mengajukan kredit, Anda bisa memulai dengan mengajukan pinjaman kecil terlebih dahulu untuk membangun riwayat kredit yang baik.

Studi Kasus: Pengalaman Pak Budi Mengajukan KUR

Pak Budi adalah seorang pedagang sayur di pasar tradisional. Ia ingin mengembangkan usahanya dengan mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun, saat melakukan pengecekan, ternyata Pak Budi masih memiliki tunggakan cicilan motor di salah satu bank.

Karena riwayat kredit bermasalah tersebut, pengajuan KUR Pak Budi awalnya ditolak. Setelah melunasi tunggakan motornya, baru kemudian Pak Budi mengajukan KUR kembali dan berhasil disetujui oleh bank.

“Memang agak merepotkan harus melunasi tunggakan dulu, tapi akhirnya usaha saya bisa berkembang berkat KUR ini,” kata Pak Budi.

Kendala Umum dan Solusinya

1. Riwayat Kredit Bermasalah

Jika Anda memiliki riwayat kredit bermasalah di masa lalu, seperti tunggakan atau kredit macet, maka kemungkinan besar pengajuan KUR Anda akan ditolak. Solusinya, Anda harus melunasi semua tunggakan tersebut terlebih dahulu sebelum mengajukan KUR kembali.

2. Dokumen yang Tidak Lengkap

Bank akan meminta Anda melengkapi sejumlah dokumen dalam proses pengajuan KUR. Jika ada dokumen yang tidak lengkap, maka proses persetujuan akan tertunda. Solusinya, pastikan Anda menyiapkan semua dokumen yang diminta secara lengkap dan benar.

3. Komunikasi Tidak Lancar

Selama proses pengajuan, Anda harus aktif berkomunikasi dengan pihak bank. Jika komunikasi tidak lancar, maka pengajuan KUR bisa tertunda atau bahkan ditolak. Solusinya, rajinlah menghubungi bank untuk mengetahui status terkini dan mengklarifikasi hal-hal yang kurang jelas.

Baca Juga:  Cek SLIK OJK Online 2026: Cara Mudah Cek BI Checking dari HP

4. Kemampuan Membayar Kurang Memadai

Bank juga akan menilai kemampuan Anda dalam membayar cicilan KUR nantinya. Jika dinilai tidak memadai, maka pengajuan Anda bisa ditolak. Solusinya, tunjukkan pada bank bahwa Anda memiliki sumber penghasilan yang stabil dan cukup untuk membayar cicilan.

5. Agunan Tidak Memenuhi Syarat

Salah satu persyaratan pengajuan KUR adalah adanya agunan atau jaminan. Jika agunan yang Anda miliki tidak memenuhi bank, maka pengajuan KUR bisa ditolak. Solusinya, pastikan agunan Anda sesuai dengan ketentuan bank terkait.

Aspek Keterangan
Jenis Kredit Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Tujuan Membiayai modal kerja dan/atau usaha produktif
Plafon Kredit Maksimal Rp500 juta per debitur
Maksimal 6% per tahun
Jangka Waktu Maksimal 4 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi
Agunan Disyaratkan, sesuai ketentuan bank

FAQ Seputar KUR

Apakah Saya Harus Memiliki Usaha Terlebih Dahulu untuk Mengajukan KUR?

Tidak harus. KUR dapat diajukan baik oleh calon debitur yang sudah memiliki usaha maupun yang belum memiliki usaha. Bank akan melihat kelayakan dan prospek usaha yang akan dibiayai.

Berapa Plafon Kredit Maksimal yang Bisa Saya Ajukan?

Plafon kredit KUR maksimal yang dapat diajukan adalah Rp500 juta per debitur. Namun, nilai plafon yang diberikan bank akan menyesuaikan dengan analisis kelayakan usaha dan kemampuan membayar calon debitur.

Apakah Agunan Wajib Disediakan dalam Pengajuan KUR?

Ya, agunan atau jaminan kredit merupakan salah satu persyaratan pengajuan KUR yang ditetapkan oleh bank. Namun, besaran dan jenis agunan yang disyaratkan akan berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing bank penyalur KUR.

Berapa Suku Bunga yang Dikenakan untuk KUR?

Suku bunga KUR maksimal yang dikenakan adalah 6% per tahun. Namun, besaran suku bunga yang diberikan bank juga dapat bervariasi tergantung analisis risiko dan kebijakan masing-masing bank.

Apakah Ada Persyaratan Khusus untuk Pengajuan KUR?

Ya, ada beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi, di antaranya adalah memiliki usaha produktif, tidak memiliki tunggakan kredit, dan melengkapi dokumen yang diminta bank. Persyaratan lengkap bisa Anda cek pada bank penyalur KUR yang Anda tuju.

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Bukitmakmur.id tidak bekerja sama dengan /instansi terkait.

Jadi, itulah panduan lengkap dari Bukitmakmur.id mengenai cara lolos BI Checking dan SLIK OJK agar pengajuan KUR Anda bisa disetujui. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengajukan KUR untuk mengembangkan usaha. Jangan lupa untuk selalu berkomunikasi aktif dengan pihak bank selama proses pengajuan. Selamat mencoba!