Banyak pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang merasa kebingungan saat pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ditolak oleh bank. Salah satu alasan yang sering menjadi penyebabnya adalah skor BI Checking yang rendah atau jelek.
Skor BI Checking adalah penilaian terhadap riwayat kredit seseorang yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Semakin tinggi skor tersebut, maka semakin bagus pula riwayat kredit calon debitur di mata bank.
Jika skor BI Checking Anda jelek, maka bank akan menganggap Anda sebagai debitur yang berisiko tinggi. Akibatnya, pengajuan kredit, termasuk KUR, bisa langsung ditolak tanpa basa-basi.
Skor BI Checking yang jelek menjadi salah satu alasan utama pengajuan KUR ditolak bank. Cara mengatasinya adalah dengan memperbaiki riwayat kredit, melunasi tunggakan, dan meminta restrukturisasi pinjaman.
Apa Saja Penyebab Skor BI Checking Rendah?
Skor BI Checking yang rendah atau buruk bisa disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya:
- Kredit macet atau tunggakan: Jika Anda memiliki riwayat kredit macet atau menunggak pembayaran, maka skor BI Checking Anda akan jelek.
- Pernah dimasukkan dalam daftar blacklist bank: Jika Anda pernah masuk dalam daftar hitam bank karena beberapa alasan, hal ini juga akan berpengaruh pada skor BI Checking Anda.
- Terlambat membayar cicilan: Kebiasaan terlambat membayar cicilan pinjaman, baik kartu kredit maupun kredit lainnya, juga bisa menurunkan skor BI Checking.
- Banyak mengajukan kredit dalam waktu singkat: Mengajukan banyak kredit dalam waktu dekat, seperti pinjaman di berbagai bank, akan membuat skor BI Checking Anda menurun.
Cara Memperbaiki Skor BI Checking
Jika skor BI Checking Anda jelek atau rendah, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memperbaikinya, di antaranya:
1. Lunasi Semua Tunggakan Kredit
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah melunasi semua tunggakan kredit. Pastikan Anda tidak lagi memiliki kredit macet atau tunggakan pembayaran yang masih tertunda.
Ketika Anda sudah melunasi semua kredit tertunggak, mintalah surat keterangan pelunasan dari bank. Surat ini nanti akan Anda gunakan sebagai bukti saat mengajukan kredit baru.
2. Minta Restrukturisasi Pinjaman
Selain melunasi tunggakan, Anda juga bisa meminta restrukturisasi pinjaman ke bank. Tujuannya adalah untuk memperbaiki riwayat kredit Anda agar skor BI Checking meningkat.
Beberapa skema restrukturisasi yang bisa Anda ajukan, di antaranya:
- Memperpanjang jangka waktu pinjaman
- Menurunkan jumlah angsuran per bulan
- Mengubah suku bunga kredit
- Mengkombinasikan beberapa opsi di atas
3. Hindari Mengajukan Banyak Kredit
Selanjutnya, hindari mengajukan banyak kredit dalam waktu singkat. Jika Anda sering melakukan hal ini, maka akan membuat skor BI Checking Anda semakin rendah.
Pilihlah satu bank saja untuk mengajukan kredit baru. Selain itu, usahakan untuk tidak terlambat membayar cicilan pinjaman Anda setiap bulannya.
Simulasi Memperbaiki Skor BI Checking
Misalkan Anda memiliki skor BI Checking yang rendah karena pernah menunggak pembayaran kredit. Untuk memperbaikinya, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut:
- Melunasi semua tunggakan kredit yang masih tersisa. Setelah itu, minta surat keterangan pelunasan dari bank.
- Mengajukan restrukturisasi pinjaman ke bank, misalnya memperpanjang jangka waktu pinjaman dan menurunkan angsuran per bulan.
- Tidak mengajukan banyak kredit dalam waktu singkat. Anda fokus pada satu pinjaman saja untuk memperbaiki riwayat kredit.
- Membayar cicilan pinjaman tepat waktu setiap bulannya.
Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, skor BI Checking Anda diharapkan akan membaik dalam beberapa waktu ke depan. Sehingga, ketika Anda mengajukan KUR di kemudian hari, bank akan dengan mudah menyetujuinya.
FAQ
1. Apa itu skor BI Checking?
Skor BI Checking adalah penilaian terhadap riwayat kredit seseorang yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Semakin tinggi skor tersebut, maka semakin bagus pula riwayat kredit calon debitur di mata bank.
2. Apa saja penyebab skor BI Checking rendah?
Skor BI Checking yang rendah bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti kredit macet atau tunggakan, pernah dimasukkan dalam daftar blacklist bank, terlambat membayar cicilan, dan mengajukan banyak kredit dalam waktu singkat.
3. Bagaimana cara memperbaiki skor BI Checking yang jelek?
Cara memperbaiki skor BI Checking yang jelek adalah dengan melunasi semua tunggakan kredit, meminta restrukturisasi pinjaman ke bank, dan menghindari mengajukan banyak kredit dalam waktu singkat.
4. Apa dampak skor BI Checking yang rendah saat mengajukan KUR?
Jika skor BI Checking Anda rendah, maka bank akan menganggap Anda sebagai debitur yang berisiko tinggi. Akibatnya, pengajuan kredit, termasuk KUR, bisa langsung ditolak tanpa basa-basi.
5. Apa yang terjadi jika skor BI Checking sudah membaik?
Jika skor BI Checking Anda sudah membaik setelah melakukan beberapa langkah perbaikan, maka peluang Anda untuk mendapatkan persetujuan KUR dari bank akan semakin besar. Bank akan melihat Anda sebagai calon debitur yang lebih dapat dipercaya.
Kesimpulan
Skor BI Checking yang jelek menjadi salah satu alasan utama pengajuan KUR ditolak bank. Namun, Anda bisa memperbaikinya dengan melunasi tunggakan kredit, meminta restrukturisasi pinjaman, dan menghindari mengajukan banyak kredit dalam waktu singkat.
Dengan memperbaiki skor BI Checking, peluang Anda untuk mendapatkan persetujuan KUR dari bank akan semakin besar. Simak penjelasan lengkap dari Bukitmakmur.id berikut ini untuk mengatasi permasalahan Anda.