Beranda » Berita » Jenazah Praka Farizal: Jadwal Tiba di Indonesia Terbaru 2026

Jenazah Praka Farizal: Jadwal Tiba di Indonesia Terbaru 2026

Bukitmakmur.idJenazah Praka Farizal Rhomadhon, anggota TNI yang gugur dalam serangan Israel di Lebanon, diperkirakan tiba di Indonesia pada Rabu, 1 April 2026. Informasi ini disampaikan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, setelah berkomunikasi dengan pihak terkait.

Dyan Niti Sukma menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) terkait proses pemulangan jenazah Praka Farizal. Keluarga almarhum di Ledok, Lendah, Kulon Progo, DIY, telah dikunjungi oleh Dandim pada Senin, 30 Maret 2026 malam. Pihak keluarga berharap jenazah Praka Farizal dapat segera dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya.

Proses Pemulangan Jenazah Praka Farizal

Dandim Dyan Niti Sukma menjelaskan bahwa rincian prosedur pemulangan jenazah Praka Farizal menjadi wewenang PMPP TNI untuk memberikan keterangan lebih lanjut. Ia memperkirakan bahwa saat ini proses masih berfokus pada penyelesaian administrasi yang diperlukan. Setelah tiba di , jenazah almarhum akan langsung dibawa ke Lendah, Kulon Progo, sesuai dengan permintaan keluarga.

“Insyaallah akan dibawa kemari, karena permintaan dari keluarga jenazah mau dimakamkan di sini,” tutur Dandim Dyan Niti Sukma.

Kronologi Gugurnya Praka Farizal di Lebanon

Praka Farizal gugur akibat yang mengenai jaga Pasukan Perdamaian di Lebanon (UNIFIL). Serangan tersebut terjadi di dekat Adchit Al Qusayr pada Minggu, 29 Maret 2026, waktu setempat. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, telah mengonfirmasi kabar duka ini. Guterres melalui akun X resminya menyampaikan kecaman keras atas serangan yang menewaskan personel TNI yang tergabung dalam UNIFIL tersebut.

Baca Juga:  Panduan AI di Pendidikan 2026 - Alat Perkuat Bukan Pengganti Manusia

Serangan ini menambah daftar panjang tantangan yang dihadapi pasukan perdamaian di wilayah konflik. Upaya mediasi dan diplomasi terus dilakukan untuk meredakan ketegangan dan mencegah eskalasi lebih lanjut.

Respons UNIFIL atas Serangan Israel

UNIFIL menuntut investigasi segera atas insiden tragis ini. Dalam rilis resminya, mereka menyatakan bahwa proyektil tak teridentifikasi meledak di dekat markas mereka, Adchit Al Qusayr. Hingga kini, pihak berwenang masih belum dapat memastikan asal proyektil tersebut. UNIFIL menekankan pentingnya semua pihak mematuhi hukum internasional, serta menjamin keamanan dan keselamatan seluruh pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon.

Insiden ini menimbulkan kekhawatiran mendalam tentang keamanan personel yang bertugas dalam misi penjaga perdamaian di daerah rawan konflik. PBB dan negara-negara anggota terus berupaya meningkatkan perlindungan dan dukungan bagi pasukan penjaga perdamaian.

Dukungan dan Penghormatan untuk Praka Farizal

Kepergian Praka Farizal meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan, dan seluruh jajaran TNI. Almarhum dikenal sebagai prajurit yang berdedikasi dan memiliki semangat tinggi dalam menjalankan tugas negara. Berbagai bentuk dukungan dan penghormatan terus mengalir sebagai ungkapan belasungkawa dan penghargaan atas jasa-jasanya.

Indonesia memberikan perhatian penuh terhadap proses pemulangan jenazah dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Segala hak dan santunan sebagai prajurit yang gugur dalam tugas akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Antisipasi Kedatangan Jenazah di Kulon Progo

Pihak Kodim 0731/Kulon Progo terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempersiapkan kedatangan jenazah Praka Farizal di kampung halaman. Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut kedatangan jenazah dan menggelar upacara secara sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Masyarakat Kulon Progo juga turut berpartisipasi dalam memberikan dukungan dan doa bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran Praka Farizal dalam misi perdamaian menjadi kebanggaan bagi daerah dan bangsa.

Baca Juga:  Arus Balik Bakauheni-Merak Lancar Terkendali, Update Tol 2026

Kesimpulan

Proses pemulangan jenazah Praka Farizal Rhomadhon terus diupayakan agar dapat segera tiba di Indonesia pada 1 April 2026. Gugurnya Praka Farizal dalam menjalankan misi perdamaian menjadi pengingat akan pentingnya menjaga perdamaian dunia dan memberikan dukungan kepada para prajurit yang bertugas di daerah konflik. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.