Bukitmakmur.id – PT Jakamitra Indonesia resmi meluncurkan kawasan industri i-Sentra @Lamongan pada Senin, 30 Maret 2026. Langkah ini bertujuan menarik investasi lebih banyak ke Jawa Timur sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. i-Sentra @Lamongan diharapkan menjadi pusat industri baru yang strategis di koridor timur Indonesia.
Pengembangan kawasan industri Lamongan ini mengusung konsep smart-eco, yang berfokus pada keberlanjutan dan teknologi. Selain menarik investasi, proyek ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru dan mendorong pemerataan ekonomi di Lamongan dan daerah sekitarnya.
Keunggulan Lokasi Strategis i-Sentra Lamongan
Direktur Jakamitra, Benjamin Soenadi, menjelaskan bahwa i-Sentra dirancang sebagai pusat industri masa depan dengan ekosistem manufaktur yang terintegrasi. “i-Sentra dibangun bukan hanya untuk menarik investasi, tetapi juga untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lamongan,” tegas Benjamin pada Senin (30/3/2026).
Lokasi i-Sentra sangat strategis karena dekat dengan pelabuhan laut dalam. Selain itu, ada juga rencana pembangunan tol Tuban–Lamongan–Gresik yang masuk dalam proyek strategis nasional. Posisi ini menjadikan i-Sentra sebagai pusat distribusi yang ideal untuk pasar domestik dan kawasan Indonesia timur.
Dengan konektivitas logistik yang mumpuni, kawasan ini akan sangat mendukung efisiensi dan efektivitas rantai pasok industri.
Kemudahan Investasi di i-Sentra
i-Sentra menawarkan berbagai kemudahan investasi. Ini termasuk insentif fiskal, layanan perizinan terpadu satu pintu, serta skema Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK). Fasilitas-fasilitas ini bertujuan untuk menarik investasi asing dan mendorong ekspansi industri dalam negeri.
Pemerintah daerah Lamongan juga berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran investasi di i-Sentra. Dengan regulasi yang mendukung dan birokrasi yang efisien, investor dapat merasa aman dan nyaman berinvestasi di kawasan ini.
Selain itu, i-Sentra juga mengusung prinsip ekonomi sirkular dan energi terbarukan. Fokusnya adalah pada penguatan tenaga kerja lokal untuk menciptakan pertumbuhan industri yang inklusif dan berkelanjutan.
Klaster Industri Unggulan di i-Sentra
Kawasan industri Lamongan ini dibagi menjadi beberapa klaster industri. Di antaranya adalah food and beverage, kimia, dan industri umum. Klaster pangan menjadi salah satu fokus utama untuk mendukung hilirisasi komoditas serta memperkuat ketahanan rantai pasok nasional.
Sektor makanan dan minuman memiliki potensi besar di Lamongan, mengingat daerah ini merupakan salah satu lumbung pangan di Jawa Timur. Dengan adanya i-Sentra, diharapkan industri pengolahan pangan di Lamongan semakin berkembang dan berdaya saing.
Tidak hanya itu, klaster kimia juga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi investor. Dengan tersedianya infrastruktur dan fasilitas yang memadai, industri kimia di Lamongan diharapkan dapat tumbuh pesat dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah.
Dampak Positif bagi Masyarakat Lamongan
Benjamin Soenadi menambahkan, “i-Sentra bukan sekadar lokasi industri, melainkan bentuk nyata kontribusi kami untuk Lamongan. Kami ingin tumbuh bersama masyarakat, menciptakan peluang, dan memastikan bahwa setiap investasi yang masuk juga memberikan dampak positif yang luas bagi daerah.”
Pengembangan kawasan industri akan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian Lamongan. Mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain itu, kehadiran i-Sentra juga akan mendorong pengembangan sektor-sektor lain di Lamongan, seperti sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa.
Prospek Investasi 2026 di Lamongan
Dengan berbagai keunggulan dan potensi yang dimiliki, kawasan industri Lamongan i-Sentra menjadi destinasi investasi yang menjanjikan di tahun 2026. Pemerintah daerah Lamongan terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menarik minat investor dari dalam dan luar negeri.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur yang terus berjalan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi investor. Tol Tuban–Lamongan–Gresik yang direncanakan akan selesai pada tahun 2026 akan semakin meningkatkan konektivitas dan daya saing i-Sentra.
Bahkan, beberapa investor besar sudah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di i-Sentra. Antara lain perusahaan dari sektor makanan dan minuman, kimia, serta logistik.
Selain itu, update terbaru terkait UMR Lamongan 2026 yang kompetitif juga menjadi pertimbangan penting bagi investor. UMR yang terjangkau akan membantu menekan biaya produksi dan meningkatkan profitabilitas perusahaan.
Kesimpulan
Pengembangan kawasan industri i-Sentra @Lamongan merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan menarik investasi. Dengan lokasi yang strategis, kemudahan investasi, dan fokus pada keberlanjutan, i-Sentra diharapkan menjadi mesin penggerak perekonomian Lamongan dan sekitarnya. Mari kita sambut peluang investasi terbaru 2026 ini dengan optimisme dan semangat untuk membangun Lamongan yang lebih maju.