Beranda » Berita » Oktan BBM Tinggi Irit? Ini Fakta Terbaru 2026!

Oktan BBM Tinggi Irit? Ini Fakta Terbaru 2026!

Bukitmakmur.id – Penggunaan oktan BBM yang tepat menjadi topik hangat di kalangan pemilik kendaraan hingga 2026. Muncul anggapan bahwa oktan tinggi selalu memberikan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Akan tetapi, faktanya jauh lebih kompleks dari sekadar angka oktan.

Tri Yuswidjajanto, seorang ahli Konversi Energi dari Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi , menjelaskan bahwa efisiensi konsumsi sangat bergantung pada kecocokan antara spesifikasi bahan bakar dan mesin kendaraan. Pemahaman yang benar terkait oktan BBM penting agar pemilik kendaraan tidak salah dalam memilih bahan bakar.

Oktan BBM dan Rekomendasi Pabrikan

Tri Yuswidjajanto menegaskan bahwa penggunaan BBM sesuai adalah kunci utama efisiensi. Setiap mesin kendaraan dirancang dengan oktan tertentu. Ketika pemilik kendaraan menggunakan BBM yang sesuai, pembakaran akan berlangsung optimal. Dengan demikian, tenaga yang dihasilkan pun lebih efisien.

“Konsumsi BBM akan hemat jika menggunakan BBM sesuai pabrik pembuatnya,” ujar Tri kepada kumparan, Senin (30/3/2026).

Kesesuaian antara spesifikasi BBM dan setelan mesin menjadi faktor penentu. Maka dari itu, panduan dari pabrikan kendaraan wajib jadi acuan utama.

Dampak Oktan BBM pada Emisi Gas Buang

Penggunaan BBM yang tepat tidak hanya berdampak pada efisiensi, tetapi juga pada emisi gas buang. Pembakaran yang lebih sempurna menghasilkan emisi yang lebih rendah dan lebih ramah .

“Selain itu emisinya juga akan rendah, sehingga lebih terjamin,” tambah Tri.

Baca Juga:  Cara Cek Nomor Referensi Transaksi BCA yang Terlupa Saat Transfer

Oleh karena itu, memilih oktan BBM yang tepat adalah langkah penting untuk menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Memahami Angka Oktan BBM

Oktan BBM adalah ukuran yang menunjukkan kemampuan bahan bakar bensin dalam menahan gejala knocking atau ngelitik saat proses pembakaran di dalam mesin. Secara teknis, angka oktan menggambarkan seberapa besar tekanan yang bisa bensin tahan sebelum terbakar sendiri tanpa percikan api dari busi.

Semakin tinggi angka oktan, semakin stabil proses pembakaran yang terjadi di ruang mesin. Sebaliknya, bahan bakar dengan oktan rendah cenderung lebih mudah terbakar sebelum waktunya. Hal ini berpotensi menimbulkan knocking yang dapat menurunkan mesin.

Faktanya, setiap kendaraan memiliki kebutuhan oktan yang berbeda, tergantung pada rasio kompresi mesin. Mesin dengan kompresi tinggi umumnya membutuhkan bahan bakar beroktan lebih tinggi agar proses pembakaran berlangsung optimal, efisien, dan tidak merusak komponen mesin dalam jangka panjang.

Mitos dan Fakta Seputar Oktan BBM

Banyak pemilik kendaraan percaya bahwa menggunakan BBM beroktan tinggi selalu lebih baik. Namun, faktanya, penggunaan BBM beroktan tinggi belum tentu membuat kendaraan lebih irit, terutama jika tidak sesuai dengan spesifikasi mesin.

Kunci utamanya tetap mengikuti rekomendasi pabrikan agar performa, efisiensi, dan emisi tetap optimal. Jadi, jangan terpaku pada angka oktan semata, tapi perhatikan panduan yang diberikan oleh produsen kendaraan.

Sebagai contoh, jika pabrikan merekomendasikan penggunaan BBM dengan oktan 92, maka menggunakan BBM dengan oktan 95 atau 98 tidak akan memberikan perbedaan signifikan dalam efisiensi atau performa.

Tips Memilih Oktan BBM yang Tepat per 2026

Berikut adalah beberapa memilih oktan BBM yang tepat untuk kendaraan Anda per 2026:

  • Periksa buku manual kendaraan: Cari tahu rekomendasi oktan BBM dari pabrikan kendaraan.
  • Perhatikan rasio kompresi mesin: Mesin dengan kompresi tinggi membutuhkan oktan lebih tinggi.
  • Konsultasikan dengan mekanik: Jika ragu, tanyakan pada mekanik terpercaya.
  • Uji coba dan evaluasi: Coba beberapa jenis BBM dan perhatikan performa serta konsumsi bahan bakar kendaraan.
Baca Juga:  Harga BBM Pertamina Dex Terbaru 2026: Cek Update Lengkapnya

Kesimpulan

Memilih oktan BBM yang tepat adalah kunci untuk menjaga performa, efisiensi, dan emisi kendaraan tetap optimal hingga 2026 dan seterusnya. Dengan memahami kebutuhan mesin kendaraan dan mengikuti rekomendasi pabrikan, pemilik kendaraan dapat membuat pilihan yang tepat dan mendapatkan manfaat maksimal dari bahan bakar yang digunakan.

Oleh karena itu, bijaklah dalam memilih oktan BBM dan selalu utamakan rekomendasi dari pabrikan kendaraan Anda. Dengan demikian, Anda tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih dan sehat.