Bukitmakmur.id – Kulon Progo bersiap menyambut jenazah Prajurit Kepala Farizal Romadhon, anggota TNI yang gugur dalam serangan di Lebanon pada Minggu, 29 Maret 2026. Kodim 0731/Kulon Progo terus berkoordinasi dengan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI untuk memastikan proses pemulangan berjalan lancar.
Letnan Kolonel Inf Dyan Niti Sukma, Komandan Kodim 0731/Kulon Progo, menyatakan bahwa saat ini proses administrasi di tingkat Markas Besar TNI sedang diselesaikan. Pihaknya berharap jenazah almarhum Farizal dapat segera tiba di rumah duka, Dusun Ledok, Kulon Progo, untuk dimakamkan.
Koordinasi Pemulangan Jenazah Prajurit TNI
Proses pemulangan jenazah Prajurit Kepala Farizal Romadhon terus dipantau oleh Kodim 0731/Kulon Progo. Dyan Niti Sukma menjelaskan bahwa pihaknya intensif berkomunikasi dengan PMPP TNI untuk mendapatkan informasi terbaru.
“Kami masih berkomunikasi dengan PMPP TNI. Saat ini masih tahap menunggu. Mudah-mudahan lusa sudah bisa sampai di Tanah Air,” ungkap Dyan saat ditemui di rumah duka, Senin, 30 Maret 2026.
Lebih lanjut, Dyan memastikan bahwa seluruh proses birokrasi dan transportasi akan diupayakan secepat mungkin. Tujuannya agar jenazah Farizal dapat segera dimakamkan sesuai dengan keinginan keluarga.
Lokasi Pemakaman di Kulon Progo
Sesuai dengan permintaan keluarga besar, jenazah Prajurit Kepala Farizal Romadhon akan dimakamkan di Dusun Ledok, Kulon Progo. Hal ini disampaikan langsung oleh Komandan Kodim 0731/Kulon Progo, Letnan Kolonel Inf Dyan Niti Sukma.
“Insyaallah akan dibawa ke mari karena permintaan dari keluarga. Jenazah akan tetap dimakamkan di sini (Kulon Progo),” tegas Dyan.
Keputusan ini disambut baik oleh warga Padukuhan Ledok, yang merasa kehilangan sosok almarhum. Farizal dikenal sebagai pemuda yang aktif dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Kenangan Warga Ledok Akan Sosok Farizal
Wakidi, Dukuh Ledok, mengenang almarhum Farizal sebagai sosok pemuda yang baik dan selalu aktif dalam kegiatan sosial. Meski sudah menjadi prajurit TNI dan bertugas di luar Yogyakarta, Farizal tetap peduli dengan kampung halamannya.
“Sejak kecil sampai lulus SMA ia di sini. Dia aktif di karang taruna dan selalu mendukung kegiatan muda-mudi di kampung,” kata Wakidi.
Wakidi menambahkan bahwa dirinya terakhir kali bertemu dengan almarhum pada Idul Fitri 1447 Hijriah atau lebaran 2026. Momen tersebut menjadi kenangan terakhir bagi Wakidi dan warga Ledok.
Permintaan Keluarga Terkait Pemakaman
“Pihak Kodim tadi sempat bertanya, mau di Makam Pahlawan atau pemakaman umum. Saya sudah bicara dengan keluarga, mintanya di makam umum saja, di Nambangan Ledok,” jelas Wakidi.
Keputusan ini menunjukkan keinginan keluarga untuk memakamkan Farizal di tengah-tengah masyarakat yang mencintainya. Pemakaman umum Nambangan Ledok dianggap sebagai tempat yang tepat untuk menghormati jasa-jasa almarhum.
Duka Mendalam Atas Kepergian Prajurit
Kepergian Prajurit Kepala Farizal Romadhon dalam serangan di Lebanon menyisakan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan TNI, serta warga Padukuhan Ledok. Almarhum gugur saat menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan perdamaian PBB (UNIFIL).
Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi kontak senjata antara militer Israel (IDF) dan kelompok Hizbullah. Selain Farizal, tiga prajurit TNI lainnya juga mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Hingga saat ini, istri dan anak almarhum yang berusia tiga tahun masih berada di Aceh, tempat Praka Farizal berdinas. Pihak Kodim maupun perangkat desa belum mendapatkan kepastian kapan keduanya akan tiba di Kulon Progo.
Dukungan untuk Keluarga yang Ditinggalkan
Kodim 0731/Kulon Progo dan pemerintah desa setempat terus memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan oleh Prajurit Kepala Farizal Romadhon. Bantuan moril dan material disalurkan untuk meringankan beban keluarga.
Masyarakat Padukuhan Ledok juga turut berpartisipasi dalam memberikan dukungan. Solidaritas dan kepedulian ditunjukkan untuk membantu keluarga almarhum melewati masa sulit ini. Kehilangan Farizal menjadi duka bersama bagi seluruh warga.
Penghormatan Terakhir untuk Pahlawan
Pemakaman Prajurit Kepala Farizal Romadhon di Kulon Progo akan menjadi momen penghormatan terakhir bagi seorang pahlawan. Jasa-jasa almarhum dalam menjaga perdamaian dunia akan selalu dikenang.
Masyarakat Kulon Progo diharapkan dapat memberikan penghormatan yang layak kepada almarhum Farizal. Kehadiran dan doa dari seluruh masyarakat akan menjadi penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan. Almarhum Farizal telah menunaikan tugasnya dengan baik dan menjadi kebanggaan bagi bangsa dan negara.
Kesimpulan
Prajurit Kepala Farizal Romadhon, yang gugur di Lebanon saat bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB, akan dimakamkan di Dusun Ledok, Kulon Progo. Kodim 0731/Kulon Progo terus berkoordinasi untuk mempercepat proses pemulangan jenazah. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, namun semangat pengabdiannya akan terus menginspirasi.