Bukitmakmur.id – Prajurit TNI Praka Farizal Romadhon gugur dalam serangan artileri di Lebanon Selatan pada Minggu, 29 Maret 2026. Peristiwa tersebut menghantam area Indobatt UNP 7-1 di Kota Adshit Al-Qusyar, lokasi spesifik tempat almarhum menjalankan tugas perdamaian dunia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL).
Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda, Kolonel Inf Mustafa Kamal, memberikan konfirmasi resmi terkait peristiwa duka ini di Banda Aceh pada Selasa. Praka Farizal Romadhon merupakan anggota Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-S.
Profil dan Dedikasi Prajurit TNI yang Gugur
Rekan sejawat mengenang almarhum sebagai sosok prajurit yang rajin beribadah dan memiliki karakter ramah dalam pergaulan sehari-hari. Mustafa Kamal menegaskan loyalitas tinggi dan dedikasi luar biasa yang almarhum tunjukkan selama menjalankan misi berat tersebut.
Kepergian mendadak ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan di tanah air. Praka Farizal meninggalkan seorang istri bernama Fafa Nur Azila serta putri kecil mereka yang berusia dua tahun, Shanaya Almahyra Elshanu.
Daftar Korban dalam Serangan Artileri Lebanon
Selain Praka Farizal, serangan artileri tersebut juga mengenai tiga prajurit TNI lainnya. Pihak otoritas medis militer langsung melakukan tindakan darurat bagi para korban guna memastikan penanganan luka yang mereka derita.
| Identitas Prajurit | Status Kondisi |
|---|---|
| Praka Farizal Romadhon | Gugur |
| Praka Rico Pramudia | Luka Berat |
| Praka Bayu Prakoso | Luka Ringan |
| Praka Arif Kurniawan | Luka Ringan |
Proses Administrasi Pemulangan Jenazah ke Indonesia
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, memaparkan langkah-langkah penanganan pasca-insiden yang kini sedang berjalan. Tim terkait mengurus proses administrasi pemulangan jenazah Praka Farizal kembali ke Indonesia dengan dukungan penuh staf KBRI Beirut.
Saat ini, jenazah almarhum berada di East Sector Headquarters untuk proses persemayaman. Pihak TNI berupaya mempercepat seluruh prosedur agar keluarga segera menerima jenazah sang patriot bangsa.
Investigasi dan Langkah Strategis TNI
TNI saat ini menunggu hasil investigasi komprehensif dari UNIFIL untuk memahami detail penyebab serta kronologi serangan artileri tersebut. Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan bahwa intensitas konflik yang meningkat tajam di wilayah Lebanon menjadi alasan utama pemicu serangan artileri ini.
Sebagai respons, Mabes TNI akan meningkatkan kewaspadaan bagi seluruh personel yang bertugas di medan misi. Keamanan dan keselamatan prajurit tentu menjadi prioritas utama pihak komando dalam situasi eskalasi konflik yang membahayakan nyawa.
Jejak Pengabdian Prajuit Garuda
Praka Farizal Romadhon memulai misi perdamaian PBB di wilayah Lebanon sejak April 2025. Pihak otoritas menjadwalkan masa tugasnya berakhir pada Mei 2026 mendatang.
Namun, garis takdir menentukan lain. Beliau menjemput ajal sebelum merampungkan masa tugas mulianya di luar negeri. Seluruh pihak menaruh rasa hormat atas pengorbanan besar beliau dalam menjaga perdamaian dunia yang kini menjadi pengingat akan risiko tinggi setiap tugas seorang prajurit TNI.