Bukitmakmur.id – Ketua Umum PSSI Erick Thohir resmi menggelar PSSI Awards 2026 di Studio 6 Emtek, Jakarta, pada Sabtu malam sebagai bentuk apresiasi bagi semua pihak yang berkontribusi dalam kemajuan sepak bola Indonesia. Acara perdana ini menandai pencapaian luar biasa mengingat PSSI telah berdiri selama 95 tahun.
Thohir menegaskan bahwa ajang penghargaan ini bukanlah sekadar acara seremonial biasa. Acara dirancang dengan semangat hangat dan membumi untuk mengakui dedikasi setiap individu yang menjaga mimpi sepak bola Indonesia tetap hidup.
Dalam kesempatan tersebut, Thohir menekankan bahwa kemajuan sepak bola nasional tidak hanya bergantung pada performa pemain di lapangan. Selain itu, berbagai elemen penting seperti wasit, asosiasi provinsi, sponsor, dan suporter memainkan peran krusial dalam kesuksesan olahraga ini.
Daftar Pemenang PSSI Awards 2026
Penyelenggaraan PSSI Awards 2026 melibatkan 17 kategori penghargaan yang komprehensif. Setiap kategori dirancang untuk merayakan keunggulan di berbagai aspek sepak bola Indonesia.
Dalam kategori pemain, Jay Idzedsino meraih penghargaan Pemain Putra Terbaik, sementara Marselino Ferdinand dinobatkan sebagai Pemain Muda Putra Terbaik. Penghargaan individual lainnya mencakup Rizky Ridhom sebagai pencetak Gol Terbaik dengan prestasi memukau sepanjang musim.
Yance Sayuri menyabet penghargaan Assist Terbaik atas kontribusinya dalam menciptakan peluang bagi rekan setim. Kemudian, Maarten Paes meraih Penghargaan Penjaga Gawang Terbaik Putra, sedangkan di kategori putri, Iris de Rouw meraih penghargaan yang sama.
Penghargaan Kategori Pemain Putri dan Spesialis
Safira Ika berhasil meraih penghargaan Pemain Putri Terbaik dengan performa konsisten sepanjang tahun 2026. Tidak hanya itu, Claudia Alexandra Scheunemann dinobatkan sebagai Pemain Muda Putri Terbaik, menunjukkan generasi muda perempuan sepak bola Indonesia semakin bersinar.
Emil Auderoun meraih penghargaan khusus Penyelamatan Terbaik atas aksi-aksi spektakuler di lapangan. Kategori perangkat pertandingan turut mendapat pengakuan melalui Thoriq Munir Alkati yang terpilih sebagai Wasit Terbaik, sementara Fuad Qohar meraih posisi Asisten Wasit Terbaik.
Selanjutnya, Asprov PSSI Jawa Timur dinobatkan sebagai Asosiasi Provinsi Terbaik atas dedikasi mengelola pengembangan sepak bola di wilayah mereka. Penghargaan ini mencerminkan pentingnya peran regional dalam membangun fondasi sepak bola nasional yang kuat.
Program Pengembangan Sepak Bola Berbakat
Akibatnya, fokus pada pengembangan atlet muda semakin mendapat sorotan dalam ajang penghargaan 2026. Program Gala Siswa Indonesia (GSI) meraih penghargaan Football Development Program of the Year atas usaha sistematis mengidentifikasi dan membina bakat muda.
Oleh karena itu, PSSI terus mendukung program grassroots yang fundamental bagi pertumbuhan sepak bola dari level dasar. Milklife Soccer Challenge terpilih sebagai Grassroots Development Program of the Year, membuktikan komitmen industri privat dalam mengembangkan olahraga ini.
Inisiatif seperti ini mencerminkan ekosistem sepak bola yang semakin matang, dengan keterlibatan multipihak dari pemerintah, sponsor, dan organisasi komunitas. Kedua program pemenang menunjukkan pentingnya investasi jangka panjang dalam talenta muda.
Penghargaan Khusus dan Kontribusi Luar Biasa
Penghargaan khusus juga diserahkan kepada Setyo Putro Utomo sebagai Man Behind The Jersey of the Year, mengakui peran penting di balik layar yang sering terlupakan. Almarhum Mas Katon dinobatkan sebagai Supporter of the Year, merayakan dedikasi fans sejati yang konsisten mendukung sepak bola Indonesia.
Dengan demikian, penghargaan tersebut bukan hanya mengakui performa olahraga semata, melainkan juga mengapresiasi kontribusi manusiawi dan emosional. Tan Liong Hou turut menerima penghargaan melalui Yayasan Bakti Sepak Bola, menunjukkan komitmen filantropi dalam pengembangan olahraga.
Singkatnya, PSSI Awards 2026 mencerminkan visi holistik organisasi induk sepak bola nasional dalam menghargai setiap elemen yang berkontribusi. Dari pemain hingga supporter, dari wasit hingga pengembang program, semua mendapat pengakuan atas peran mereka.
Acara ini menandai momentum penting bagi sepak bola Indonesia memasuki era baru dengan apresiasi menyeluruh. Thohir berkomitmen bahwa PSSI akan terus menghadirkan platform untuk mengakui dedikasi dan prestasi setiap insan sepak bola.