Beranda » Ekonomi » Syarat Daftar Akun Bareksa 2026 untuk Mulai Beli SBN Ritel

Syarat Daftar Akun Bareksa 2026 untuk Mulai Beli SBN Ritel

Bagi Anda yang ingin mulai mengenal atau berinvestasi di instrumen Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, maka salah satu platform terpopuler untuk melakukannya adalah Bareksa. Tetapi sebelum dapat membeli SBN Ritel melalui Bareksa, Anda perlu memenuhi sejumlah syarat dan mengikuti proses pendaftaran akun terlebih dahulu.

Simak penjelasan lengkap dari Bukitmakmur.id berikut ini mengenai apa saja syarat untuk mendaftar agar bisa mulai berinvestasi di SBN Ritel.

Singkatnya, syarat daftar akun Bareksa untuk beli SBN Ritel adalah:

  1. Memiliki kartu identitas (KTP, SIM, Paspor)
  2. Mengisi formulir pendaftaran di situs Bareksa.com
  3. Melengkapi profil investasi dan informasi lainnya
  4. Mengaktifkan akun dengan verifikasi OTP
  5. Menyetorkan awal minimal Rp 100.000

Cara Daftar Akun Bareksa untuk Beli SBN Ritel

Berikut ini adalah langkah-langkah lengkap untuk mendaftarkan akun Bareksa agar bisa melakukan pembelian SBN Ritel:

1. Persiapkan Dokumen Identitas

Sebelum memulai proses pendaftaran, pastikan Anda sudah mempersiapkan kartu identitas , seperti KTP, SIM, atau Paspor. Dokumen ini akan digunakan untuk verifikasi data diri Anda.

2. Kunjungi Situs Bareksa.com

Buka situs resmi Bareksa di www.bareksa.com dan klik tombol “Daftar” yang ada di bagian atas halaman.

3. Isi Formulir Pendaftaran

Pada halaman registrasi, Anda diminta untuk mengisi formulir pendaftaran yang mencakup informasi pribadi, kontak, dan profil investasi. Pastikan untuk mengisi data dengan benar dan lengkap.

Baca Juga:  Tabel KUR BRI Februari 2026 dan Simulasi Angsuran per Bulan Terbaru

4. Verifikasi Identitas

Setelah mengisi formulir, Anda akan diminta untuk melakukan verifikasi identitas dengan mengunggah foto KTP, SIM, atau Paspor Anda. Proses ini bertujuan untuk memastikan keabsahan data diri Anda.

5. Isi Profil Investasi

Langkah selanjutnya adalah melengkapi profil investasi Anda. Bareksa akan meminta informasi mengenai tujuan, pengalaman, dan toleransi risiko investasi Anda. Ini akan membantu Bareksa memberikan rekomendasi produk yang sesuai.

6. Aktivasi Akun

Setelah semua tahap dilewati, Anda akan menerima kode verifikasi (OTP) melalui SMS atau email. Masukkan kode tersebut untuk mengaktifkan akun Bareksa Anda.

7. Lakukan Setoran Awal

Sebagai langkah terakhir, Anda harus melakukan setoran dana awal minimal Rp 100.000 ke akun Bareksa Anda. Dana ini akan digunakan untuk melakukan investasi, termasuk pembelian SBN Ritel.

Troubleshooting: 5 Penyebab Gagal Verifikasi di Bareksa

Dalam proses pendaftaran akun Bareksa, seringkali terdapat kendala saat melakukan verifikasi identitas. Berikut adalah 5 penyebab umum gagal verifikasi dan solusinya:

  1. Foto Dokumen Kurang Jelas – Pastikan foto yang diunggah memiliki resolusi dan kualitas yang baik, serta posisi dokumen terlihat jelas dan utuh.
  2. Data Tidak Sesuai – Pastikan data yang Anda isi di formulir pendaftaran sesuai dengan informasi pada dokumen identitas Anda.
  3. Dokumen Sudah Kadaluarsa – Gunakan dokumen identitas yang masih berlaku, seperti KTP yang belum habis masa berlakunya.
  4. Terdapat Blokir atau Masalah Hukum – Jika Anda pernah terlibat masalah hukum atau terdaftar di daftar hitam, hal ini dapat menyebabkan verifikasi gagal.
  5. Masalah Teknis di Bareksa – Kadang terjadi bug atau gangguan sistem di platform Bareksa yang membuat proses verifikasi terhambat.

Jika Anda mengalami kendala di atas, jangan ragu untuk menghubungi customer service Bareksa untuk mendapatkan . Mereka akan memandu Anda agar proses pendaftaran dapat diselesaikan dengan lancar.

Baca Juga:  Tabel Pinjaman BNI 2026 & Syarat Pengajuan (KUR & Fleksi)

Simulasi: Estimasi Biaya Investasi SBN Ritel Melalui Bareksa

Setelah berhasil mendaftarkan akun Bareksa, Anda bisa segera mulai berinvestasi di produk SBN Ritel. Sebagai contoh, jika Anda membeli SBN Ritel seri FR0086 dengan nilai nominal Rp 5 juta dan tenor 2 tahun, maka estimasi biaya yang harus Anda siapkan adalah:

Aspek Keterangan
Nilai Nominal Rp 5.000.000
Tenor 2 Tahun
Kupon/ 4,75% per tahun
Total Bunga Rp 475.000
Bareksa Rp 5.000
Total Investasi Rp 5.480.000

Jadi, jika Anda membeli SBN Ritel seri FR0086 senilai Rp 5 juta dengan tenor 2 tahun melalui Bareksa, maka total biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp 5.480.000. Dari sini, Anda akan mendapatkan kupon/bunga sebesar Rp 475.000 per tahun selama 2 tahun.

FAQ Seputar Daftar Akun Bareksa untuk Beli SBN Ritel

  1. Apakah ada persyaratan usia minimum untuk buka akun Bareksa?
    Iya, untuk membuka akun Bareksa Anda harus berusia minimal 17 tahun. Jika belum mencapai usia tersebut, Anda bisa mendaftarkan akun atas nama orang tua atau wali.
  2. Berapa lama proses verifikasi akun Bareksa?
    Proses verifikasi identitas di Bareksa biasanya memakan waktu 1-2 hari kerja. Jika terdapat kendala, verifikasi bisa memakan waktu lebih lama.
  3. Apakah ada biaya bulanan untuk memiliki akun Bareksa?
    Tidak, Bareksa tidak membebankan biaya bulanan atau biaya administrasi rutin kepada para penggunanya. Biaya hanya dikenakan saat melakukan transaksi investasi tertentu.
  4. Produk apa saja yang bisa dibeli selain SBN Ritel di Bareksa?
    Selain SBN Ritel, di Bareksa Anda juga bisa berinvestasi di , , obligasi korporasi, dan produk investasi lainnya.
  5. Apakah saya bisa beli SBN Ritel di platform lain selain Bareksa?
    Ya, Anda juga bisa membeli SBN Ritel melalui platform digital lain seperti , Pluang, atau Bibit. Namun Bareksa tetap menjadi salah satu pilihan terpopuler.
Baca Juga:  10 Aplikasi Pinjol Cepat Cair 2026: Syarat KTP, Dana Instan & Legal OJK

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Bukitmakmur.id tidak bekerja sama dengan /instansi terkait.

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai syarat dan cara mendaftarkan akun Bareksa untuk dapat membeli SBN Ritel. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin memulai investasi di instrumen SBN Ritel. Jangan ragu untuk berbagi pengalaman atau mengajukan pertanyaan jika masih ada hal yang belum jelas.