Sebagai pebisnis UMKM baru, Anda pasti ingin menawarkan kemudahan pembayaran bagi pelanggan. Salah satu solusinya adalah dengan memiliki mesin EDC (Electronic Data Capture) dari BCA. Namun, banyak yang masih bingung dengan syarat-syarat pengajuannya.
Simak penjelasan lengkap dari Bukitmakmur.id berikut ini untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
Persyaratan Pengajuan Mesin EDC BCA untuk UMKM
Sebelum mengajukan mesin EDC BCA, Anda harus memenuhi sejumlah persyaratan berikut terlebih dahulu:
- Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) aktif dan terdaftar di BCA.
- Memiliki rekening bank BCA yang masih aktif digunakan.
- Memiliki dokumen usaha seperti SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), TDP (Tanda Daftar Perusahaan), dan SITU (Surat Izin Tempat Usaha) yang masih berlaku.
- Melampirkan foto toko/outlet usaha minimal 3 gambar dari sudut berbeda.
- Bersedia menandatangani perjanjian kerjasama dan syarat-syarat penggunaan mesin EDC BCA.
Selain itu, BCA juga akan melakukan survei lokasi ke tempat usaha Anda untuk memastikan kelayakan pengajuan. Tim BCA akan meninjau kesiapan usaha, potensi transaksi, dan kesesuaian dengan persyaratan yang ditentukan.
Proses Pengajuan Mesin EDC BCA
Setelah memenuhi seluruh persyaratan, Anda bisa mulai mengajukan mesin EDC BCA melalui 2 cara berikut:
1. Mengajukan Melalui BCA Digital
Buka aplikasi BCA Digital, kemudian pilih menu “EDC Merchant”. Isi formulir pengajuan dengan lengkap, sertakan dokumen pendukung yang diminta, lalu tunggu proses verifikasi oleh pihak BCA.
Biasanya proses pengajuan via BCA Digital akan lebih cepat diproses dibandingkan mengunjungi cabang BCA secara langsung.
2. Mengajukan Langsung ke Cabang BCA
Datangi kantor cabang BCA terdekat dan ajukan permohonan mesin EDC. Anda perlu melengkapi formulir dan dokumen yang sama, lalu serahkan ke petugas BCA untuk diproses lebih lanjut.
Pastikan untuk membawa dokumen asli atau foto/scan yang jelas agar mempermudah verifikasi.
Setelah proses verifikasi selesai, BCA akan memberikan konfirmasi persetujuan atau penolakan pengajuan Anda. Jika disetujui, BCA akan mengirimkan mesin EDC yang dapat Anda gunakan untuk menerima pembayaran dari pelanggan.
Simulasi: Contoh Kasus Pengajuan Mesin EDC BCA
Pak Budi adalah pemilik toko baju baru di daerah Bandung. Ia ingin memberikan kemudahan pembayaran bagi pelanggannya, sehingga memutuskan untuk mengajukan mesin EDC BCA.
Pertama-tama, Pak Budi melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan, seperti NPWP, rekening BCA aktif, SIUP, dan foto toko. Ia kemudian mengajukan melalui aplikasi BCA Digital.
Setelah 3 hari, Pak Budi mendapat kabar bahwa pengajuannya disetujui oleh pihak BCA. Selanjutnya, BCA mengirimkan mesin EDC ke toko Pak Budi dan melakukan pemasangan serta aktivasi secara gratis.
Sejak saat itu, Pak Budi dapat menerima pembayaran menggunakan kartu debit maupun kredit dari pelanggannya. Omzet penjualan Pak Budi pun meningkat hingga 20% berkat kemudahan pembayaran yang ditawarkan.
Kendala Umum dan Solusinya
Berikut ini beberapa kendala yang sering dialami saat mengajukan mesin EDC BCA, beserta solusinya:
- Dokumen tidak lengkap: Pastikan Anda memiliki seluruh dokumen yang dipersyaratkan, seperti NPWP, rekening BCA, dan dokumen usaha yang masih berlaku.
- Lokasi usaha tidak sesuai: Jika lokasi usaha Anda dinilai tidak strategis atau tidak sesuai, BCA berhak menolak pengajuan. Coba perbaiki tampilan toko agar lebih menarik.
- Tidak memenuhi kriteria transaksi: BCA memiliki target transaksi minimum per bulan untuk merchant yang menggunakan mesin EDC. Jika Anda belum memenuhi, upayakan peningkatan volume penjualan.
- Proses lama dan berbelit: Ajukan melalui BCA Digital agar proses lebih cepat. Jika tetap lama, Anda bisa ke cabang BCA dan bertanya langsung ke petugas.
- Biaya sewa mahal: Biaya sewa mesin EDC BCA memang relatif tinggi, Anda bisa mencoba mengajukan negosiasi atau membandingkan dengan penyedia lain.
Dengan mempersiapkan seluruh persyaratan dan mengikuti proses yang benar, Anda dapat melewati tahapan pengajuan mesin EDC BCA dengan lancar.
Tanya Jawab Seputar Mesin EDC BCA
| Pertanyaan | Jawaban |
|---|---|
| Berapa biaya sewa mesin EDC BCA? | Biaya sewa mesin EDC BCA berkisar Rp100.000 – Rp150.000 per bulan, tergantung jenis mesin dan fitur yang dipilih. |
| Apa saja biaya lain yang harus dibayar? | Selain biaya sewa, Anda juga harus membayar biaya aktivasi, merchant discount rate (MDR), dan biaya tambahan lainnya sesuai ketentuan BCA. |
| Berapa lama proses pengajuan disetujui? | Jika mengajukan melalui BCA Digital, proses biasanya selesai dalam 3-5 hari kerja. Sedangkan jika mengunjungi cabang, bisa memakan waktu 1-2 minggu. |
| Bagaimana jika pengajuan ditolak? | Jika pengajuan Anda ditolak, BCA akan memberikan alasan penolakan. Perbaiki kekurangan yang ditemukan, lalu ajukan kembali setelah 3 bulan. |
| Apakah ada jaminan yang harus dibayar? | Ya, BCA biasanya meminta jaminan atau deposit sejumlah uang sebelum mesin EDC dikirimkan. Jumlah jaminannya bervariasi tergantung kebijakan BCA. |
Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Bukitmakmur.id tidak bekerja sama dengan pemerintah/instansi terkait.
Semoga artikel ini bisa membantu Anda memahami syarat dan proses pengajuan mesin EDC BCA dengan lebih baik. Jika masih ada pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar di bawah. Kami akan berusaha memberikan jawaban terbaik.