Beranda » Berita » Usulan HB II Jadi Pahlawan Nasional Dapat Dukungan Penuh Kemensos

Usulan HB II Jadi Pahlawan Nasional Dapat Dukungan Penuh Kemensos

Bukitmakmur.id – Wamensos Agus Jabo Priyono menerima perwakilan dari Yayasan Vasiatii Socaning Lokika serta Desa Pagerejo, Kabupaten Wonosobo, pada Senin (6/4/2026). Pertemuan di Kantor Kemensos ini membahas aspirasi pengusulan Hamengku Buwono (HB) II sebagai calon pahlawan nasional.

menyatakan dukungan penuh bagi setiap pejuang dan tokoh bangsa yang masyarakat usulkan untuk memperoleh gelar tersebut. Beliau menegaskan posisi tersebut sebagai wujud apresiasi pemerintah terhadap kontribusi para tokoh dalam menjaga kedaulatan bangsa Indonesia.

Selain itu, Agus Jabo menyoroti pentingnya menghargai sejarah. Dengan demikian, pengusulan gelar ini memiliki nilai moral tinggi bagi generasi penerus bangsa yang tengah menghadapi berbagai dinamika global saat ini.

Prosedur Resmi Pengusulan HB II Jadi Pahlawan Nasional

Tentu saja, Agus Jabo menjelaskan bahwa Kemensos bukan lembaga yang memiliki wewenang penuh dalam menentukan pemberian gelar tersebut. Pihak berperan sebagai fasilitator, sementara Dewan Gelar memiliki otoritas sebagai penentu akhir setelah melalui serangkaian proses verifikasi yang cukup panjang.

Pemerintah menetapkan jenjang pengusulan yang harus pihak pengusul penuhi secara tertib. Pertama, proses pengusulan bermula dari tingkat kabupaten atau kota. Kedua, pihak provinsi melakukan verifikasi dan seleksi awal atas dokumen yang masuk. Ketiga, Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) melakukan kajian mendalam terhadap bukti sejarah serta naskah akademis yang tersedia.

Lebih dari itu, Dewan Gelar akan meninjau kembali seluruh hasil kajian tersebut sebelum Presiden memberikan pengesahan . Oleh karena itu, masyarakat yang mengusulkan nama calon pahlawan harus memastikan seluruh administrasi memenuhi agar proses verifikasi berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Baca Juga:  Harga Minyak Melonjak, Ekonomi RI Terancam? Ini Kata Ahli!

Berikut adalah tabel tahapan pengusulan gelar yang berlaku per :

Tahapan Keterangan
Pengajuan Daerah Dimulai dari tingkat Kabupaten/Kota
Verifikasi TP2GD Kajian akademis tiap calon pahlawan
Dewan Gelar Seleksi akhir tokoh layak pahlawan
Pengesahan Presiden Pemberian gelar secara resmi

Progres Pengusulan HB II di Wonosobo

Fajar Bagus Putranto, selaku Ketua Yayasan Vasiatii Socaning Lokika, mengungkapkan progres terbaru per 2026. Masyarakat Desa Pagerejo telah melaksanakan tahapan pengusulan di tingkat lokal sejak 30 Januari 2024 silam. Sejauh ini, tim mereka terus melengkapi dokumen pendukung agar memenuhi standar kriteria pemerintah.

Bahkan, perwakilan yayasan telah menyerahkan naskah akademis kepada Bupati pada . Serah terima dokumen ini menandai keseriusan pihak pengusul dalam memperjuangkan status . Fajar berharap Bupati dan pemerintah daerah dapat mengawal proses tersebut hingga ke jenjang nasional.

Menariknya, inisiatif dari akar rumput seperti ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memuliakan sejarah lokal. Fajar meyakini bahwa langkah strategis ini akan membuka jalan bagi pengakuan nasional terhadap kontribusi sang tokoh dalam perjuangan kemerdekaan.

Makna Perjuangan dan Jati Diri Bangsa

Bukan sekadar mengejar status, Agus Jabo menekankan bahwa pemberian gelar pahlawan memiliki makna yang lebih dalam. Menurutnya, menghargai pahlawan berarti bangsa Indonesia harus meneruskan semangat persatuan yang selama ini mereka tanamkan. Hal ini menjadi krusial mengingat dunia saat ini sedang berada dalam masa penuh pergolakan dan tantangan.

Singkatnya, keberanian tokoh bangsa di masa lalu perlu menjadi inspirasi untuk menjaga perdamaian di dalam negeri. Dengan menjaga harmoni antarwarga, bangsa Indonesia akan tetap memiliki jati diri yang kuat di tengah persaingan global yang kian tajam. Oleh karena itu, semangat perjuangan ini harus tetap hidup melalui tindakan nyata setiap warga negara dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Alokasi Pupuk Subsidi di Gresik Melonjak 2026 untuk Ketahanan Pangan

Pada akhirnya, Agus Jabo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengedepankan nilai-nilai kebersamaan. Dengan meneladani sikap para pahlawan, Indonesia bisa menghadapi tantangan zaman dengan lebih tangguh. Dukungan terhadap pengusulan gelar bagi tokoh sejarah hanyalah satu langkah kecil dalam rangkaian besar pembangunan karakter bangsa yang berkelanjutan.